Berbagi Informasi :

Oleh : Arini Andriani, S.Gz.

Alpukat adalah buah yang tidak biasa, dan berbeda dengan buah-buahan yang lainnya. Tidak seperti kebanyakan buah-buahan, alpukat justru kaya akan lemak sehat. Dan karena kandungan ini, sering digunakan untuk menghasilkan minyak alpukat.

Sama seperti minyak zaitun, rasa minyak alpukat juga sama lezatnya. Tetapi untuk mendapatkan minyak alpukat dibutuhkan buah dalam jumlah besar. Maka tidak heran jika minyak ini dijual cukup mahal dan susah ditemukan.

Soal manfaat untuk kesehatan, minyak alpukat tidak kalah dari minyak zaitun. Ini dikarenakan sebagian besar kandungannya adalah antioksidan dan lemak sehat. Berikut kita akan membahas 9 manfaat kesehatan dari minyak alpukat:

1. Kaya akan Asam Oleat

Minyak alpukat adalah minyak alami yang dihasilkan dari bubur alpukat. Hampir 70 persen terdiri dari asam oleat yang baik untuk jantung, juga asam lemak omega-9 tak jenuh tunggal.

Selain itu, sekitar 12 persen minyak alpukat mengandung lemak jenuh dan sekitar 13 persen adalah lemak tak jenuh ganda.

2. Menurunkan Kolesterol dan Meningkatkan Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian pada hewan telah melaporkan manfaatnya bagi kesehatan jantung.

Satu studi pada kelinci membandingkan minyak alpukat dengan kelapa, zaitun dan jagung. Ditemukan bahwa, minyak alpukat memiliki efek menguntungkan pada kadar kolesterol darah.

Terlebih lagi, minyak alpukat dan minyak zaitun terbukti paling efektif dalam meningkatkan HDL atau kolesterol “baik”.

3. Tinggi Lutein, Antioksidan yang Baik untuk Mata

Minyak alpukat adalah sumber lutein yang relatif baik, karotenoid yang secara alami ditemukan di mata. Berfungsi sebagai antioksidan yang memiliki manfaat untuk kesehatan mata.

Pada tikus, minyak alpukat dapat mengurangi trigliserida darah dan kadar kolesterol LDL, serta menurunkan tekanan darah.

Makan banyak lutein dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula, yang merupakan penyakit mata terkait usia yang umum. Tubuh tidak memproduksi lutein, jadi didapatkan dari makanan.

4. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi Penting

Beberapa nutrisi membutuhkan lemak agar dapat diserap oleh tubuh Anda.

Di antaranya adalah antioksidan karotenoid, yang merupakan pigmen yang ditemukan di banyak makanan nabati. Namun, buah-buahan dan sayuran yang kaya karotenoid biasanya rendah lemak.

Satu studi kecil menemukan bahwa, menambahkan minyak alpukat ke salad dengan wortel, selada dan bayam, akan meningkatkan penyerapan karotenoid.

Peningkatannya cukup besar, 4,3 hingga 17,4 kali lipat, jika dibandingkan dengan salad tanpa lemak.

5. Mengurangi Gejala Asam Urat

Asam urat adalah penyakit yang melibatkan peradangan sendi yang menyakitkan. Ini sangat umum dan mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Osteoartritis adalah bentuk artritis yang paling umum. Ini terkait dengan kerusakan tulang rawan pada sendi.

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa, ekstrak dari alpukat dan minyak kedelai, dapat mengurangi rasa sakit dan kekakuan di persendian.

6. Mencegah Penyakit Gusi

Ekstrak dari alpukat dan minyak kedelai mungkin tidak hanya bermanfaat melawan radang sendi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa, kombinasi ini juga dapat membantu mencegah penyakit periodontal, juga disebut penyakit gusi.

Penyakit radang ini dapat termasuk gejala seperti gusi merah dan berdarah, bau mulut dan kerusakan tulang dan jaringan di sekitar gigi.

Menurut sebuah studi dalam sel tulang dan jaringan periodontal, alpukat atau kedelai dapat memblokir protein yang disebut IL1B.

Protein ini meningkatkan peradangan dan merupakan pendorong utama kerusakan jaringan, dan keropos tulang pada penyakit gusi.

7. Memperbaiki Kulit dan Mempercepat Penyembuhan Luka

Asam lemak dalam minyak alpukat tampaknya bermanfaat untuk kulit.

Satu studi pada 13 pasien menemukan bahwa krim yang mengandung minyak alpukat dan vitamin B12, meningkatkan gejala psoriasis setelah 12 minggu perawatan.

Minyak alpukat juga telah dipelajari karena kemampuannya untuk mengobati cedera kulit. Dan penelitian pada tikus telah menemukan bahwa, dapat mempercepat penyembuhan luka.

8. Melawan Radikal Bebas

Antioksidan melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, yang merupakan produk limbah metabolisme.

Kadar tinggi radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif, yang dapat berkontribusi pada penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Dengan memberikan elektron pada radikal bebas, antioksidan dapat menetralkannya, mencegahnya dari kerusakan.

Ada banyak jenis radikal bebas, tetapi radikal yang berasal dari oksigen, yang dikenal sebagai spesies oksigen reaktif (ROS), adalah yang paling memprihatinkan.

9. Mudah Digunakan

Yang terakhir bukan manfaat kesehatan, tetapi masih sangat penting. Itu fakta bahwa minyak alpukat sangat fleksibel dan mudah untuk digunakan ke dalam makanan.

Sebagai contoh, dapat dikonsumsi dalam keadaan dingin, tetapi juga aman digunakan sebagai minyak goreng, karena asam lemaknya stabil pada panas tinggi. (Sumber : Ilmu Gizi Klinis, dll)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.