Berbagi Informasi :

*Oleh : dr. Claudia. R.D.

Cuaca saat ini memang cukup panas dan tak menentu, sehingga ini tentunya tidak baik untuk kesehatan kulit kita. Kulit yang terpapar sinar matahari tanpa menggunakan pelindung apapun, dapat berisiko mengalami sejumlah masalah. Terlebih bagi seseorang yang menderita dermatitis atopik (DA), paparan sinar matahari yang berlebih, suhu panas, dan debu yang tersebar di udara bisa menjadi beberapa faktor pemicu penyakit ini kambuh.

DA merupakan salah satu penyakit genetik yang bersifat kronis. DA tidak bisa sembuh secara total, jadi, penderita DA harus bisa pintar-pintar mengendalikan DA dengan menghindari berbagai faktor pemicunya.

Selain itu, jenis dan cara perawatan kulit pada penderita DA juga menjadi satu hal penting yang harus diperhatikan. Berikut ini merupakan beberapa tips perawatan kulit yang bisa dilakukan oleh penderita dermatitis atopik, yang cukup mudah dan simpel :

1. Durasi Saat mandi

Pastikan penderita DA tidak mandi dalam durasi yang terlalu lama. Disarankan penderita DA untuk mandi hanya sekitar 10-15 menit saja, dengan menggunakan air yang bersuhu normal atau suam-suam kuku. Menjaga kebersihan pun harus dilakukan dengan intensitas mandi sebanyak 1-2 kali dalam sehari. Hindarilah penggunaan scrubbing pada saat membersihkan diri. Pastikan oleskan pelembab kurang lebih tiga menit sesudah mandi.

2. Persiapan Sebelum keluar rumah

Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya dengan tingkat SPF minimal SPF 30 sebelum keluar ruangan. Untuk menghindari iritasi kulit, Pakailah pakaian yang mampu menyerap keringat dengan baik. Gunakanlah topi dan kacamata hitam untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, karena DA juga bisa terjadi di bagian wajah.

3. Pemilihan merek dan jenis sabun yang benar

Dalam memilih sabun, seorang penderita DA juga harus selektif. Tidak semua sabun cocok untuk digunakan, jadi pastikan untuk menggunakan sabun yang lembut dengan tingkat pH sekitar 4-6. Ada baiknya sabun yang digunakan juga bukan yang mengandung pewangi atau bahan kimia yang berbahaya, karena bisa memberikan dampak negatif pada kulit. Pasalnya kulit penderita DA memang lebih sensitif, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki DA.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.