Berbagi Informasi :

Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melakukan penyelidikan terkait dugaan pemberian vitamin kedaluwarsa terhadap ibu hamil, N (25) di Puskesmas Kamal Muara, Jakarta Utara. Dinkes menilai ada kesalahan standar prosedur operasional (SPO) dalam kasus tersebut.

“Kejadian pemberian vitamin kedaluwarsa terjadi karena adanya SOP tata kelola kefarmasian yang tidak dijalankan dengan benar,” ucap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Ani Ruspitawati, dalam keterangannya, Jumat (23/8/2019).

Meski begitu, Ani menilai Puskesmas Kelurahan Kamal Muara telah menjalankan sistem manajemen mutu dalam pelayanan kepada pasien. Puskesmas Kamal Muara juga dinilai telah menjalankan sistem pembinaan, pengawasan dan pengendalian (Binwasdal) secara berjenjang.

Selanjutnya, Dinkes akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Kementerian Kesehatan untuk penyelidikan lebih lanjut. Dinkes DKI juga akan memantau kasus tersebut.

Diketahui, seorang ibu berinisial N melaporkan pihak Puskesmas ke Polsek Penjaringan pada 15 Agustus 2019. Dalam laporan bernomor 940/K/VIII/2019/SEK.PENJ, pihak Puskesmas dilaporkan atas tuduhan Pasal 8 UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Ibu N, melaporkan pihak Puskesmas karena diduga telah memberikan vitamin kedaluwarsa. Dia mengaku mengalami mual-mual, muntah, hingga perutnya kesakitan setelah mengkonsumsi vitamin kedaluwarsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.