Berbagi Informasi :

Jakarta – MRCCC Siloam Hospitals Semanggi memperkenalkan Breast Cancer Care Alliance (BCCA) yang menjadi pusat layanan yang berfokus pada perawatan dan pengobatan kanker payudara. Layanan ini menhadirkan tim ahli yang terdiri dari dokter spesialis seperti bedah onkologi, hematologi onkologi, onkologi radiasi, serta tenaga medis penunjang lainnya yang tergabung dalam BCCA.

Direktur MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr Adityawati Ganggaiswari MBiomed mengatakan sebagai salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, kanker tercatat memiliki 18,1 juta kasus baru dan 9,6 juta kematian pada 2018, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Di Indonesia, kanker payudara merupakan kanker dengan jumlah kasus terbanyak dan salah satu penyumbang kematian tertinggi pada wanita. Merujuk data Kementerian Kesehatan yang dikeluarkan pada 31 Januari 2019, tercatat angka kanker payudara 42,1 per 100.000 penduduk, dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk.

Adityawati mengungkapkan dalam pengobatan kanker payudara di MRCCC Siloam, pasien tidak bisa hanya ditangani oleh satu ahli saja, tetapi banyak pihak dengan berbagai latar belakang. Para ahli itu bekerja sama secara erat dalam memandu setiap langkah pasien, memberikan pelayanan medis dengan penuh komitmen, dan dukungan kasih kepada pasien selama menjalani perawatan dan pengobatan kanker payudara.

“Tim ahli ini bukan hanya dokter, tapi juga para survivor para penderita kanker payudara,” jelasnya.

Peran survivor sangat penting, karena merupakan bukti hidup seorang yang terkena kanker payudara dan tetap bertahan dengan baik setelah menjalankan diagnosis, pemeriksaan, hingga terapi, kata dia.

Mereka bahkan mampu kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya. Para survivor ini pun mampu mempercepat gejolak dari para penderita yang baru didiagnosis kanker payudara. Hal ini sangat memengaruhi cepatnya penanganan pada para penderita kanker payudara yang baru tersebut.

“Karena apabila smakin lama penderita kanker payudara tertangani akan membuat cepat perjalanan stadiumnya. Mengingat sangat cepatnya sel kanker dalam berkembang,” jelas Adityawati.


Pada kesempatan yang sama, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi menggelar seminar kesehatan terkait onkologi bertema “A New Approach for the Prevention and Treatment of Breast Cancer – Introducing the Roadmap of Breast Cancer Care Alliance (BCCA)” di Conference Room Lantai 36, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

Seminar yang dihadiri oleh masyarakat awam, pasien, dan keluarga pasien ini dibawakan oleh tim Medik MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yaitu Ketua Komite DR dr Samuel J Haryono, Sp B(K)Onk, Ketua Hematologi Onkologi dr Jeffry Beta Tenggara, Sp PD-KHOM, dan dokter spesialis onkologi radiasi dr Denny H Kirana, Sp Onk Rad.

Adityawatu menjelaskan lebih kurang 30% kanker payudara baru terdeteksi setelah kondisi metastasis atau telah menyebar ke bagian tubuh lain dan 30% terdeteksi saat kanker sudah memasuki stadium lanjut, suatu kondisi yang menyebabkan sulit sembuh. Hanya 40% di antaranya yang sudah didiagnosis saat masih dalam tahap awal sehingga masih besar kemungkinan untuk sembuh.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara, antara lain dengan melakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri) dan Sadanis (Periksa Payudara Klinis). Sadari dapat dilakukan oleh setiap perempuan sehat tanpa perlu datang ke dokter, pada rentang hari ke-7 hingga 10 setelah hari pertama menstruasi di mana payudara sedang dalam kondisi paling lunak.

Sementara itu, Sadanis merupakan pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih. Bila ditemukan adanya benjolan, perubahan kulit payudara, atau keanehan pada puting payudara, pasien akan disarankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan USG atau mamografi.

MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang menyediakan pelayanan untuk menangani berbagai macam penyakit kanker mulai dari deteksi dini, bedah atau terapi, hingga perawatan paliatif. Fasilitas modern MRCCC Siloam Hospitals Semanggi didukung para dokter spesialis bedah onkologi dan sub-spesialis onkologi, serta tenaga medis kompeten dan berpengalaman untuk memberikan pelayanan medis prima secara tepat, efektif, dan menyeluruh demi upaya penyelamatan dan pemulihan pasien.

Peralatan medis mutakhir, seperti PET-CT Scan, LINAC dengan teknologi RapidArc , MRI 3 Tesla, dan CT Scan 256 Slice juga dihadirkan untuk menunjang pelayanan kepada pasien.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.