Berbagi Informasi :

Jakarta — Duduk di depan layar komputer dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri punggung. Nyeri ini umumnya disebabkan oleh postur tubuh yang salah saat beraktivitas.

“Duduk di depan komputer dapat memperpendek otot dada dan menarik otot punggung,” ujar ahli kesehatan, Irene Tien, mengutip Medical News Today. Menurutnya, banyak orang mengalami kejang otot di antara tulang belikat akibat hal tersebut.

Nyeri punggung kerap dianggap remeh. Padahal, nyeri ini juga bisa menjadi gejala dari beberapa penyakit seperti sindrom cauda equina, infeksi tulang belakang, gangguan tidur, hingga kanker.

Anda perlu waspada saat nyeri punggung menyerang. Berikut beberapa nyeri punggung yang tak dapat disepelekan.

1. Nyeri yang tidak kunjung hilang

Jika sudah melakukan perawatan rumahan tapi nyeri tak kunjung hilang, hal ini mungkin merupakan pertanda kanker paru-paru. The American Cancer Society mencatat, nyeri pada tulang yang disertai penurunan berat badan dan sakit di bagian dada bisa jadi gejala dari kanker paru-paru.

2. Nyeri muncul setelah mengalami kecelakaan

Ketika punggung terasa nyeri setelah mengalami kecelakaan, segera periksakan kondisi ini ke dokter. Hentakan yang terjadi saat kecelakaan dapat menyebabkan peradangan di otot dan ligamen leher serta punggung atas. Jangan menunggu rasa sakit semakin parah. Jika tak segera ditangani, hal ini dapat menimbulkan masalah yang lebih besar.

3. Nyeri di bagian samping

Rasa nyeri luar biasa yang timbul di punggung bagian samping, tepatnya di bawah tulang rusuk bisa menjadi gejala dari penyakit batu ginjal. Umumnya, gejala juga diikuti dengan urine berwarna kemerahan atau kecokelatan.

4. Disertai demam

Dalam beberapa kasus tertentu, nyeri punggung yang disertai dengan demam dan mati rasa di lengan bisa disebabkan oleh infeksi tulang belakang. Kondisi ini memang sangat jarang terjadi. Namun risiko akan meningkat jika Anda menderita kanker, diabetes, atau obesitas.

5. Disertai sakit pada bagian dada

Nyeri punggung disertai sakit di dada menjadi salah satu tanda stroke. Selain itu, ini juga bisa jadi indikasi dinding aorta yang sobek. Dinding aorta sendiri merupakan pembuluh darah terbesar di tubuh yang mengalir di belakang dada. Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi dalam jangka waktu lama berisiko terserang penyakit ini.

6. Kaki terasa lemah

Sakit punggung yang dirasakan bersamaan dengan kaki yang mati rasa menjadi salah satu gejala cedera neurologis dan arthritis atau radang sendi.

7. Disertai rasa sakit saat mengambil napas

Nyeri punggung yang diikuti rasa sakit saat mengambil napas menjadi pertanda penyakit emboli paru. Terlebih, jika gejala disertai pula oleh batuk darah, napas pendek, dan sering pingsan.

8. Semakin sakit ketika bergerak

Jika Anda baru mengalami cedera traumatis seperti terjatuh atau tertiban benda berat, tulang belakang atau tulang rusuk Anda bisa saja patah tanpa disadari. Hal ini bisa ditandai dengan rasa nyeri di punggung yang semakin menjadi ketika Anda bergerak.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.