Berbagi Informasi :

Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut corona virus (SARS-CoV-2). Penyakit ini pertama kali di identifikasi pada tahun 2019 di Wuhan , ibu kota Hubei, Cina, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi virus korona 2019-2020. Gejala umum termasuk demam, batuk, dan sesak napas. Gejala lain yaitu termasuk nyeri otot, produksi dahak, diare dan sakit tenggorokan. Sementara sebagian besar kasus menyebabkan gejala ringan, beberapa berkembang menjadi pneumonia dan kegagalan multi-organ. Pada 25 Maret 2020, tingkat kematian per jumlah kasus yang terdiagnosis adalah 4,5 %, Namun, itu berkisar dari 0,2 % hingga 15 %, menurut kelompok umur dan masalah kesehatan lainnya.Gejala khas corona Covid-19 sendiri termasuk demam, batuk, kesulitan bernapas, nyeri otot hingga kelelahan. Pada kasus yang lebih parah, virus ini bias menyebabkan pneumonia berat, sindrom gangguan pernapasan akut, sepsis dan syok septik.

Usaha pencegahan virus Corona makin penting karena hingga kini belum ditemukan vaksinnya. Pencegahan menghadapi virus Corona harus dilakukan setiap hari dari segala lapisan usia. Berikut ini usaha pencegahan virus Corona dikutip dari CDC:

a. Cuci tangan dengan air dan sabun minimal 20 detik, atau pencuci tangan yang minimal mengandung 60 persen alkohol

b. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci

c. Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit

d. Tinggal di rumah jika sedang sakit

Sesuai surat edaran baik dari Pemerintah, User PT. Industri Jamu dn Farmasi Sido Muncul diberlakukan upaya-upaya pencegahan kepada karyawan dilapangan melakukan Fit to Work, sebagaimana untuk terhindari dari dampak paparan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) wajib dilakuan :

1. Sosialisai surat edaran pencegahan Covid-19 menggunakan poster dan sosialisasi K3

Tujuan : untuk memberikan edukasi kepada karyawan tentang penyakit Covid –19 serta upaya-upaya perusahaan kepada karyawan sebagai program pencegahan

2. Program pengukuran suhu tubuh karyawan

Tujuan : untuk mengetahui suhu tubuh karyawan sebelum memasuki lingkungan perusahaan. Apabila suhu tubuh karyawan ditemukan diatas 38 °C maka karyawan dilarang memasuki perusahaan dan dilakukan pemeriksaan di Poliklinik Sidomuncul menggunakan termometer manual dan diberikan obat penurun panas serta diberikan ijin untuk tidak bekerja selama satu hari. Apabila dihari berikutnya suhu tubuh masih melebihi batas maka dirujuk ke faskes tingkat satu dan dilakukan pemeriksaan sesuai kebijakan di faskes tersebut.

3. Program penambahan APD masker dan sarung tangan untuk karyawan

Tujuan : sebagai upaya penjaminan mutu produk serta pencegahan agar produk tidak terpapar secara langung oleh karyawan.

4. Program pembagian Tolak Angin ke masyarakat serta karyawan terdekat untuk meningkatkan daya tahan tubuh

     Tujuan : produk Tolak Angin telah teruji secara klinis mampu meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi 2 kali sehari @ 1 sachet. Berdasarkan hasil uji ini perusahaan Sidomuncul memberikan Tolak Angin gratis sepada karyawan serta masyarakat sekitar perusahaan dengan harapan karyawan serta masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi Tolak Angin sesuai anjuran.

5. Program penambahan hand sanitizer disetiap pintu akses keluar-masuk karyawan

Tujuan : untuk mencegah kontaminasi oleh karyawan serta penularan virus yang terbawa oleh karyawan saat memasuki ruang produksi. Hand sanitaizer sebelumnya sudah dibeberapa titik yang dilewati oleh para pengunjung perusahaan, dengan adanya pandemi covid-19 maka perusahaan menambah hand sanitaizer di semua pintu akses keluar-masuk ruang produksi.

6. Program pembatasan kapasitas tempat dudukdi ruang tunggu dan kantin

Tujuan : sebagai upaya social distancing yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan agar karyawan tidak menularkan virus kepada karyawan lain.

7. Program pemberian jarak bagi karyawan di ruangan

Tujuan : sebagai upaya social distancing sesuai anjuran Kementerian Kesehatan agar karyawan tidak menularkan virus kepada karyawan lain serta produk.

*Koresponden : 1) Ainisah Lisa Astriana, 2) Wahyu Diah Utami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.