Berbagi Informasi :

Pihak manajemen Rumah Sakit berharap, karyawannya dapat lebih waspada dan mendapatkan informasi tentang wabah virus Korona yang kala itu mewabah di Cina. Dan karyawan dapat mengerti cara mendeteksi gejala penyakit ini dan bagai mana cara menindak lanjutinya.

  • Penyediaan Handscrub dan Masker bagi Karyawannya

Pihak manajemen Rumah Sakit menambah penyediaan handscub di dalam Rumah Sakit. Hal ini berjuan untuk selalu menjada kebersihan tangan karyawan yang pada umunya selalu digunakan untuk bekerja berpeluang tinggi terkena virus dan kuman.

  • Penyelenggarakaan pelatihan penanganan korona

Tidak menutup kemungkinan RSIA Adina mendapat pasien Suspect korona ataupun pasien yang sudah positif corona. Oleh karena itu, piham majemen memberi pelatihan kepada karyawan yang bekerja berhadapan langsung dengan pasien tentang bagaimana cara melindungi diri dan memberi pelayanan kepada pasien yang sudah didakwa penyakit korona. Contohnya karyawan yang berinteraksi langsung dengan pasien adalah perawat, RT (Rumah tangga), dan Petugas Pendafaran.

  • Meniadakan jam kunjung pasien

Dengan meniadakan jam kunjung  pasien rawat inap, akan menimilasir kemungkinan penularan virus korona yang dibawa oleh keluarga pasien. Di Rumah Sakit Adina, hanya diperbolehkan 2 orang keluarga pasien yang diperbolehkan menemani.

  • Merenggangkan kursi tunggu di pelayanan rawat jalan

Hal ini dimaksudkan agar mengurangi kotak bersinggungan antar pasien, mencegah adanya penularan virus melalui amedia sentuhan.

  • Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan bila mana terdapat pasien ODP, PDP atau pasien  posiif korona

Dalam hal ini, pihak Rumah Saki, khususnya bagian pelaporan selalu melaporkan pasien ODP/PDP/Positif yang berkunjung ke rumah sakit ke Dinas Kesehatan.

  • Selalu melakukan Skrining kepada setiap pasien dan keluarganya serta karyawan rumah sakit.

Dengan adanya pendeteksian dengan alat pengukur suhu tubuh dapat meminimalisir kemungkinan masukknya orang yang berkemungkinan dapat menularkan virus korona. Bila ada orang yang akan masuk ke RS memiliki suhu tubuh lebih dari 37,50C, orang tersebut akan diarahkan ke IGD untuk diperiksa lebih lanjut apakah dia tertular virus Korona atau tidak. Dengan adanya skrining ini, diharapkan orang yang ada di dalam rumah sakit bisa terhindar dan aman dari Virus Korona

  • Peniadaan agenda-agenda rutin yang bersifat menggerombol

Agenda rutin yang ditiadakan adalah senam, pengajian, dan rapat seluruh karyawan. Untuk rapat rutin, yang menghadairi hanya Kepala Bagian. Hal ini dimaksudkan agar mengurangi resiko penularan virus antar karyawan melalui sentuhan. Karena disarankan jarak orang satu dengan yang lain sebaiknya 1 m.

*Koresponden : Teguh Widiatmaka

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.