Berbagi Informasi :

PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19) di sejumlah titik, yakni di sekolah hingga terminal.

Sekretaris Daerah Heru Wiwoho memantau pelaksanaan kerja bhakti sekolah bersama Kapolres Pacitan, Danramil 0801 didampingi para Asisten Sekda, Dinas Pendidikan, BPBD serta Dinas Kesehatan. Selain di MTs Negeri pemantauan juga dilakukan di SDN Pacitan, SMPN 1 Pacitan serta SMAN 1 Pacitan.

 “Bersama bapak ibu guru dan staf sekolah kita lakukan gerakan serentak membersihkan lingkungan sekolah serta menyemprotkan disinfektan” kata Heru Wiwoho saat memantau kegiatan kerja bakti di Madrasah Tsanawiyah Negeri, seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemkab Pacitan.

Langkah ini menurut Heru, merupakan bagian dari rencana aksi melakukan percepatan pencegahan COVID-19. Mengingat, perkembangan dan penyebaranya yang sangat cepat. Lingkungan sekolah merupakan tempat berkumpul yang juga memiliki resiko besar. Untuk itu, semasa siswa belajar di rumah dilakukan upaya sterilisasi.

Sterilisasi Terminal

Sehari sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan di terminal bus Pacitan. Sosialisasi gencar dilakukan agar masyarakat tetap disiplin dan waspada menjaga lingkungan dan keluarganya secara mandiri.

 “Bersama-sama, Forkopimda, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan melakukan kegiatan nyata penyemprotan disinfektan di terminal bus Pacitan” kata Wakil Bupati Yudi Sumbogo.

Selain fasilitas terminal penyemprotan cairan disinfektan juga dilakukan untuk armada bus yang masuk terminal. Penyemprotan dilakukan tiga petugas dari Dinas kesehatan dengan menggunakan pakaian khusus lengkap. Beberapa petugas lain membagikan selebaran imbauan menghadapi covid 19 kepada masyarakat yang ada di terminal.

“Kegiatan seperti ini akan kita lakukan terus terutama di tempat-tempat umum dan kita berharap virus korona tidak sampai di Pacitan” imbuhnya. Pemkab juga meningkatkan pengawasan terhadap mobilitas masyarakat yang datang dan pergi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar resiko penyebaran tidak semakin meluas.

*Koresponden : 1) Didik Triyono, 2) Nita Astuti, 3) Lingga Finaliskha 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.