Berbagi Informasi :

Pemerintah telah menurunkan berbagai kebijakan untuk mencegah bertambahnya kasus, seperti meliburkan sekolah dan kantor untuk mengurangi kontak antar manusia dan melakukan social distancing serta karantina di rumah masing-masing. Beberapa rumah sakit di Indonesia juga telah disiagakan untuk menerima pasien yang terindikasi terinfeksi Covid-19, pasien diperlakukan secara khusus dan ditangani oleh tenaga medis yang telah dilatih

Salah satu rumah sakit rujukan di kota Solo adalah RSUD Dr.Moewardi yang terletak di Kecamatan Jebres. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini merupakan rumah sakit kelas A yang memiliki ruang isolasi dan tenaga medis terlatih. Pasien yang telah dinyatakan positif dan meninggal sebelumnya telah mendapatkan perlakuan sesuai prosedur terhadap pasien Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan penyebaran kasus ini, termasuk di dalam rumah sakit itu sendiri.

Upaya dilakukan secara menyeluruh mulai dari sosialisasi perilaku hidup bersih dan etika batuk, menyediakan fasilitas kebersihan tangan, pengukuran suhu tubuh, pemberian vitamin bagi setiap pegawai, pembatasan jarak dan pembatasan penunggu pasien yang tidak berkepentingan. Kewaspadaan juga ditingkatkan antara pegawai rumah sakit, mengingat rumah sakit rujukan ini menjadi tujuan masyarakat dalam menangani kasus Covid-19.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menurunkan surat untuk meniadakan absensi fingerprint untuk pegawai pada tanggal 15 – 30 Maret 2020 untuk mengurangi kontak dan antrian antar pegawai sehingga mengurangi potensi penularan. Dan didalam surat edaran tersebut, tidak hanya berisi tentang presensi online saja. Melainkan beberapa informasi diantaranya : pelaksanaan apel pagi sementara ditiadakan, semua pagawai tetap bekerja sesuai jam kerjanya, pimpinan unit kerja bertanggungjawab atas kedisiplinan dan ketertiban pelaksanaannya, tata pengajuan cuti, dan informasi terkait pegawai yang melaksanakan dinas luar.

 Dari beredarnya surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui surat edarannya telah memberikan informasi tentang kebijakan agar pegawai mampu bekerja dengan baik. Hal ini mengingat Rumah Sakit Dr. Moewardi menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang dipercaya untuk menangani pasien Covid-19. Untuk saat ini kasus yang ditangani oleh Rumah Sakit Dr. Moewardi mencapai 8 kasus, 4 diantaranya dirawat dan 4 diantaranya meninggal dunia. Untuk informasi selengkapnya bisa dilihat melalui corona.jatengprov.go.id

*Koresponden : 1) Husnul Jaza’, 2) Nadia Despina Araya, 3) Dhia Agustina

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.