Berbagi Informasi :

Noor Alis Setiyadi, Dr. PH.

(Department of Public Health, Faculty of Health Science, UMS)

“Critital review/ tinjauan kritis sebagai salah alternative metode penelitian solusi saat physical  distancing/ social distancing”

Semenjak diberitakan adanya infeksi novel coronavirus (corona virus terbaru) yang kemudian badan Kesehatan dunia (WHO) menyebut secara resmi dengan istilah Covid-19, mengubah tatanan metode pembelajaran baik ditingkat dasar sampai perguruan tinggi.

Di Indonesia, semenjak 2 maret 2020 terdeteksi ada yang terinfeksi Covid-16, kampus menonaktifkan pembelajaran pertemuan tatap muka dikelas terhitung 16 Maret-30 Maret 2020 (14 hari) mengikuti instruksi dari pemerintah. Gantinya adalah perkuliahan sistem daring (online). Semenjak itu, dosen dan mahasiswa secara serentak merubah paradigma dan mindset. Semua sedang mempelajari dan mempraktekkan pola pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi masing2. Banyak pertimbangan yang diambil oleh dosen dan mahasiswa. Pertimbangan kemudahan, akses internet, koneksi internet, biaya kuota internet, tingkat kesulitan interaksi, manajemen waktu, dan pertimbangan subyektif lainnya.

Pilihan penyedia internet yang digunakan bisa menggunakan kartu seluler, atau penyedia internet kabel juga nirkabel. Pilihan perangkat lunak/ aplikasi perkuliahan daring yang digunakan sangat beragam mulai dari aplikasi social media sampai yang khusus e-learning (pembelajaran elektronik) bisa digunakan. Ada yang memilih model email, whatsapp dan sosial media. Ada pula yang memilih perangkat khusus pembelajaran jarak jauh seperti google meet, google classroom, zoom, webex, webinar, Schoolology, i-learn dan masih banyak lagi. Namun dijelaskan itu adalah yang lazim digunakan yang kesemuanya digunakan untuk mengganti perkuliahan yang sangat disarankan saat penyebaran dan infeksi covid-19 belum terkendali atau selesai.

Tak terkecuali adalah bagi mahasiswa yang sedang tahap akhir khususnya yang sedang Menyusun proposal terlebih lagi yang sudah seminar proposal dan tahap pengambilan data. Khususnya adalah mahasiswa program studi Kesehatan masyarakat (KESMAS) yang kebanyakan penelitian mereka mengambil populasi kontak dengan manusia (komunitas). Penelitian skripsi mahasiswa kesmas memang tidak lepas dari kajian masyarakat terlebih yang pengambilan datanya adalah data primer.

Setelah mereka melakukan sidang proposal, merevisi instrument penelitian (kuesioner), tahap berikutnya adalah mengajukan persetujuan etik penelitian ke Lembaga persetujuan etik. Setelah mereka merevisi instrument penelitian dimana validitas isi, dan validitas ahli dilakukan kemudian Langkah lanjutnya adalah mahasiswa pasti diminta melakukan validitas dan reliabilitas kuesioner ke populasi “mirip” dengan populasi sesungguhnya. Dari sinilah masalah mulai dirasakan mahasiswa.

Pandemi Covid-19 yang juga terjadi di Indonesia langsung direspon pemerintah pusat dan daerah mengeluarkan aturan social distancing juga physical distancing. Social distancing (menjaga jarak sosial) mengacu pada penciptaan ruang fisik antara satu dengan yang lain dan menghindari pertemuan besar, dan physical distancing (menjaga jarak fisik) dikarenakan Covid-19 adalah menular melalui droplet (tetesan sangat kecil) yang keluar karena batuk, bersin, bernyanyi juga bicara.

Meskipun badan Kesehatan dunia meralat, namun antara bulan februari- awal april 2020 belum ada tanda peneliti bertemu atau menemui responden masyarakat. Maka mahasiswa yang sudah membuat proposal dan mahasiswa yang telah sidang, termasuk mahasiswa yang baru memulai melakukan wawancara atau bertemu responden untuk memberi kuesioner dilarang. Salah satu kampus mengeluarkan surat bahwa skripsi mahasiswa diminta untuk dirubah untuk menggunakan data sekunder dan review kritis (critical review). Pilihan mengubah konsep dan rencana pengambilan data primer ke sekunder bukan perkara mudah karena mahasiswa tersebut telah sangat matang tentang konsep masalah penelitian, tujuan penelitian, review literatur/ daftar Pustaka, dan metode penelitian termasuk instrument yang akan digunakan. Solusinya adalah review kritis, akan tetapi ap aitu review kritis, seperti apa, bagaimana menulis hasil dan pembahasannya juga bagaimana mengubah konsep yang terlanjur mateng sebelumnya ke review kritis, itu menjadi pertanyaan besar dan kecemasan mahasiswa. 

Apakah critical review/ tinjauan kritis adalah metode riset?

Metodologi riset adalah suatu metode pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis. Data yang dimaksud secara umum mencakup orang, dokumen dan beberapa kasus bahkan membandingkan skor tes (Brown, J. D. and Rodgers, T. (2002) Doing applied linguistic research.Oxford: Oxford University Press). Data diperoleh melalui suatu gambaran, suatu penjelasan dan suatu pembahasan dari pertanyaan penelitian (Burns, R. B. (2000) Introduction to Research Methods (4th edition). Sage Publications). Berbekal definisi itulah, peneliti menggunakan metode tertentu dalam melakukan risetnya.

Apa itu critical review/ tinjauan kritis

Ulasan kritis adalah ulasan artikel yang menggabungkan ringkasan dan komentar kritis

Suatu review kritis atau peninjauan secara kritis adalah simpulan dan evaluasi dari ide dan informasi dari suatu artikel. Meninjau yang dimaksud adalah berpikir dengan hati-hati dan jelas serta mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan materi yang ditinjau.

Seorang harus mempunya 2 ketrampilan saat menulis suatu peninjauan kritis, yaitu ketrampilan mencari informasi dan meninjau secara efektif.

Seperti apa contohnya

Alamat url jurnal tinjauan kritis:

  1. http://www.jcreview.com/?term=health+&sarea=
  2. https://www.gijhsr.com/

Dalam lama jurnal tersebut memang ada contoh artikel tinjauan kritis suatu topik dan pertanyaan penelitian/ masalah penelitian. Namun memang hampir semua jurnal berputasi menerima original paper.

Struktur dan sistematika dalam tinjauan kritis

Tinnjauan kritis yang pendek (1 halaman) dan yang panjang (4 halaman). Sistematika peninjauan kritis secara umum mencakup Pendahuluan, Ringkasan, Main Body (critique)/ Bagian utama kritik, Simpulan, dan Daftar Pustaka.

Pendahuluan

Pendahuluan dibuat dari pernyataan penulis, judul, memberi penjelasan ringkas tentang topik teks. Di akhir pendahuluan, diberikan pernyataan singkat tentang evaluasi.

Panjang pengantar biasanya satu paragraf untuk review artikel jurnal dan dua atau tiga paragraf untuk review buku yang lebih panjang. Termasuk beberapa kalimat pembuka yang mengumumkan penulis dan judulnya, dan jelaskan secara singkat topik teks tersebut. Presentasikan tujuan teks dan rangkum temuan utama atau argumen utama. Akhiri pengantar dengan pernyataan singkat tentang evaluasi Anda terhadap teks. Ini bisa berupa evaluasi positif atau negatif atau, seperti biasanya, tanggapan beragam

Ringkasan

Berikan ringkasan poin utama artikel dan beberapa contoh. Penjelasan singkat tentang tujuan penulis dan pengorganisasian teks juga dapat ditambahkan. Bagian tinjauan kritis ini harus tidak lebih dari sepertiga dari keseluruhan.

Sajikan ringkasan poin-poin utama beserta sejumlah contohnya. Anda juga dapat menjelaskan secara singkat maksud / maksud penulis di seluruh teks dan Anda dapat menjelaskan secara singkat bagaimana teks disusun. Ringkasan ini hanya terdiri dari sepertiga dari tinjauan kritis.

            Cara terbaik untuk meringkas

  1. Pindai teksnya. Cari informasi yang dapat disimpulkan dari pendahuluan, kesimpulan, judul, dan judul. Apa yang diceritakan ini tentang poin-poin utama artikel ini?
  2. Temukan kalimat topik dan sorot poin utama saat Anda membaca
  3. Baca kembali teks dan buat catatan terpisah dari poin utama. Contoh dan bukti tidak perlu dimasukkan pada tahap ini. Biasanya mereka digunakan secara selektif dalam kritik Anda

Tahapan-tahapan dalam meringkas suatu artikel

  1. Bacalah bahasan artikel secara cepat pada judul, abstrak, pendahuluan, dan simpulan
  2. Bacalah artikel tanpa membuat catatan agar supaya menemukan suatu ide umumnya dar tujuan dan ide utama
  3. Bacalah artikel Kembali dg analisis dan buatlah catatan-catatan ide utama dan topik utamanya
  4. Periksalah catatan tersebut untuk memastikan bahwa telah mencakup:
    1. Tujuan umum dari artikel seperti untuk menganalisa, menjelaskan, mengevaluasi, memberi argument, mengkiritisi, dan analisis kontek
    1. Metodologi yang digunakan seperti riset empiric, analisis tekstual, dll
    1. Simpulan utama (yang terpenting)
  5.  Gunakan catatan-catatan itu untuk menulis suatu ringkasan
  6. Dalam ringkasan tersebut yakinkan bahwa paraphrase yang dibuat  terhadap plagiarism tulisan penulis dan kutipan yang digunakan secara hemat.

Bagian utama kritik

Membahas dan mengevaluasi kekuatan, kelemahan dan fitur penting dari teks. Diskusi harus didasarkan pada kriteria spesifik dan termasuk sumber lain untuk mendukungnya (dengan referensi).

Kritik harus menjadi diskusi yang seimbang dan evaluasi kekuatan, kelemahan dan fitur-fitur penting dari teks. Ingatlah untuk mendasarkan diskusi Anda pada kriteria tertentu. Ulasan yang baik juga termasuk sumber lain untuk mendukung evaluasi Anda (ingat untuk referensi).

Anda dapat memilih cara menyusun urutan kritik Anda. Berikut ini beberapa contoh untuk membantu Anda memulai:

  • Paling penting hingga paling tidak penting kesimpulan yang anda buat tentang teks
  • Jika kritik Anda lebih positif daripada negatif, maka tunjukkan poin negatif terlebih dahulu dan positif terakhir
  • Jika kritik Anda lebih negatif daripada positif, maka tunjukkan poin positif pertama dan negatif terakhir.
  • Jika ada kekuatan dan kelemahan untuk setiap kriteria yang Anda gunakan, Anda perlu memutuskan secara keseluruhan apa penilaian Anda. Misalnya, Anda mungkin ingin mengomentari ide kunci dalam teks dan memiliki komentar positif dan negatif. Anda bisa mulai dengan menyatakan apa yang baik tentang ide itu dan kemudian mengakui dan menjelaskan bagaimana itu terbatas dalam beberapa cara. Meskipun contoh ini menunjukkan evaluasi campuran, secara keseluruhan Anda mungkin lebih negatif daripada positif.
  • Dalam ulasan panjang, Anda dapat membahas setiap kriteria yang Anda pilih dalam paragraf, termasuk poin negatif dan positif. Untuk ulasan kritis yang sangat singkat (satu halaman atau kurang), di mana komentar Anda akan lebih singkat, sertakan paragraf aspek positif dan lainnya negative.
  • Dapat memasukkan rekomendasi untuk bagaimana teks dapat ditingkatkan dalam hal ide, pendekatan penelitian; Teori atau kerangka kerja yang digunakan juga dapat dimasukkan dalam bagian kritik

Simpulan

Akhiri ulasan dengan pernyataan kembali dari keseluruhan teks. Ini juga dapat mencakup rekomendasi dan beberapa penjelasan lebih lanjut tentang putusan untuk menunjukkan bahwa itu adil dan masuk akal.

Meringkas dan parafrase adalah keterampilan penting untuk penulisan akademis dan khususnya, tinjauan kritis. Untuk meringkas berarti mengurangi teks ke poin utama dan ide-ide terpentingnya. Panjang ringkasan Anda untuk tinjauan kritis hanya sekitar seperempat hingga sepertiga dari keseluruhan tinjauan kritis.

Bagian Daftar Pustaka

Daftar referensi harus dimasukkan di akhir jika sumber lain telah digunakan

Sebagai penutup, tentu dalam menulis artikel ilmiah tidak serta merta menyalin apa adanya, namun harus dilakukan paraphrase. Cara terbaik untuk paraphrase:

  1. Tinjau catatan ringkasan Anda
  2. Tulis ulang dengan kata-kata Anda sendiri dan dalam kalimat lengkap
  3. Gunakan kata kerja dan frasa pelaporan, mis. ‘Penulis menggambarkan …’, ‘Smith berpendapat bahwa …’
  4. Gunakan tanda kutip jika Jika Anda memasukkan frasa unik atau spesialis dari teks.

Apakah “Critital review “, adalah alternatif yang cocok dan Solutif ??? Ataukah ada alternatif lainnya ???

REFERENSI

  1. https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/30/071700465/pandangan-para-ahli-soal-social-distancing-dan-physical-distancing
  2. https://www.health.gov.au/news/health-alerts/novel-coronavirus-2019-ncov-health-alert/how-to-protect-yourself-and-others-from-coronavirus-covid-19/social-distancing-for-coronavirus-covid-19
  3. https://www.galamedianews.com/ragam/251633/who-imbau-frasa–physical-distancing–daripada–social-distancing-.html
  4. https://www.ozassignments.com/research-methodology-critical-analysis/
  5. https://awc.metu.edu.tr/system/files/pdfs/writing_a_critical_review.pdf
  6. https://student.unsw.edu.au/structure-critical-review
  7. http://wwwdocs.fce.unsw.edu.au/fce/EDU/eduwritingcritreview.pdf
  8. https://www.monash.edu/rlo/quick-study-guides/writing-a-critical-review
  9. https://www.jcu.edu.au/__data/assets/pdf_file/0016/202660/How-to-write-a-Critical-Review.pdf
  10. https://www.eliteediting.com.au/how-to-write-critical-review/
https://guides.library.queensu.ca/introduction-research/writing/critical

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.