Berbagi Informasi :

Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan yang rutin dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiwa Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) pada setiap akhir semester. Pembelajaran PKL ini memberi kesempatan kepada mahasiswa D3 dalam mendapatkan pengalaman nyata untuk mencapai kompetensi yang dibutuhkan sebagai lulusan rekam medis. Ketua Program Studi D3 RMIK Fahmi Hakam, S.K.M., M.P.H mengatakan, sesuai dengan kurikulum program studi, PKL dilaksanakan pada setiap akhir semester di institusi kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas. PKL yang dilaksanakan pada 25 Januari – 27 Februari ini diikuti oleh mahasiswa semester III dan semester V, dimana masing-masing semester akan melaksanakan 2 PKL yang berbeda sekaligus. Mahasiswa semester III akan mengikuti PKL I dan II, sementara mahasiswa semester V akan mengikuti PKL III dan IV. Hal ini karena PKL sebelumnya pada semester gasal TA 2019/2020 sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19 pada Tahun 2020 silam.

Dalam kegiatan pembekalan PKL tanggal 21 Januari 2021, koordinator PKL Prita Devy Igiany, S.Kep., M.P.H melaporkan bahwa jumlah peserta PKL semester ini adalah sebanyak 42 mahasiswa, yang terbagi menjadi 13 kelompok antara lain 4 kelompok PKL I dan II, 9 kelompok PKL III dan IV. PKL I dan II yang diikuti oleh semester III dilaksanakan di rumah sakit sekita Solo raya antara lain RS Hidayah Boyolali, RD Indriati, RS Hermina Solo, dan RSJD Surakarta. Sementara PKL III dan IV oleh semester V dilaksanakan di puskesmas di wilayah Kabupaten Sukoharjo, antara lain Puskesmas Weru, Puskemas Baki, Puskemas Kartasura, Puskesmas Bendosari, Puskesmas Sukoharjo, Puskesmas Nguter, dan Puskesmas Gatak.

Kegiatan PKL didampingi oleh satu orang dosen program studi dan satu orang Clinical Instucture (CI) di masing-masing lahan, yang berperan sebagai pembimbing mahassiwa dalam mencapai target kompetensi. Target kompetensi yang wajib di capai oleh mahasiswa, berbeda-beda sesuai dengan tingkatan PKL dan semesternya. Dalam prosesnya, dosen program studi juga mempunyai kewajiban untuk melakukan supervisi ke lahan PKL. Supervisi ini dilakukan dengan tujuan untuk memonitoring kegiatan PKL mahasiswa seperti bagaimana program berjalan, apa saja kendala selama PKL, bagaimana tingkat keaktifan mahasiswa, dan berkoordinasi dengan CI. Sebagai output dari kegiatan, setiap kelompok PKL juga diwajibkan untuk menyusun laporan yang akan di presentasikan di akhir kegiatan PKL.

Dalam pelaksanaannya PKL kali ini dilaksanakan melalui protokol kesehatan yang cukup ketat, karena dilaksanakan secara Luring dan masih dimasa pandemi Covid-19. Mahasiswa yang akan mengikuti PKL kali ini, wajib melakukan Rapid Test Antigen. Kemudian selama praktik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, mahasiswa wajib menggunakan APD standar, melakukan pemeriksaan secara rutin dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Untuk menilai ketercapaian target kompetensi, mahasiswa juga harus mengikuti ujian responsi dengan dosen pembimbing dan CI lahan. Fahmi Hakam, S.K.M., M.P.H selaku Ketua Program Studi juga menyatakan, dalam kegiatan responsi PKL mahasiswa akan di uji mengenai pemahaman dan ketercapaian kompetensi sesuai dengan target yang telah ditentukan di masing-masing PKL. Kegiatan responsi dilakukan secara daring, dan dibagi menjadi 2 sesi, yaitu tanggal 1 Maret 2021 untuk PKL I dan II, serta 2 Maret 2021 untuk PKL III dan IV melalui Zoom Meeting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.