Berbagi Informasi :

Kementerian Kesehatan atawa Kemenkes mengatakan, vaksinasi tidak menjamin 100% terhindar dari penularan COVID-19.  “Namun, dengan vaksinasi, bisa mengurangi gejala berat yang timbul saat terpapar COVID-19. Sehingga, gejalanya jauh lebih ringan,” tulis akun Kemenkes di Facebook.

Karena itu, Kemenkes mengimbau, meski sudah menjalani vaksinasi dua kali, jangan berkerumum.  “Karena perlindungan vaksin sekitar 60%-94% mengacu hasil uji klinis 2020 dan Balibangkes Kemenkes 2021. Artinya, sekitar 6%-35% orang yang sudah divaksin COVID-19 dua kali masih bisa tertular virus,” ujar akun Kemenkes.

Maka, pesan Kemenkes, saat di luar rumah harus selalu melakukan 5M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Sebab, saat berkerumun, Anda tidak pernah tahu, siapa yang sakit dan sehat. 

“Karena mengacu data yang dihimpun, dari 6-7 orang yang berkumpul, 1 di antaranya positif COVID-19 tanpa memiliki gejala apapun, sehingga yang bersangkutan merasa baik-baik saja,” ungkap akun Kemenkes. 

“Inilah yang menjadi risiko terbesar dari sumber penularan COVID-19,” imbuh akun Kemenkes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.