Berbagi Informasi :

Cara meningkatkan daya tahan tubuh saat pandemi Covid-19 salah satunya yakni lewat olahraga rutin sesuai takaran. Di samping olahraga, setiap orang juga perlu menjaga asupan gizi seimbang, tidur yang cukup, dan mengendalikan stres. Setiap aspek tersebut penting untuk menunjang kesehatan, terlebih di masa merebaknya virus corona SARS-CoV-2. Simak manfaat olahraga untuk daya tahan tubuh, jenis olahraga di rumah yang tepat, sampai olahraga untuk pengidap Covid-19 berikut.

Manfaat olahraga untuk daya tahan tubuh

Manfaat olahraga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tak gampang sakit. Tak pelak, di tengah kepungan wabah virus corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap menyarankan setiap orang sehat agar rutin berolahraga, meskipun dilakukan di rumah.

Pentingnya olahraga tersebut bukannya tanpa alasan. Melansir Health, setiap orang memiliki sedikit sel kekebalan yang beredar di seluruh tubuh. Sel tersebut biasanya terkumpul di jaringan dan organ limfoid seperti limpa. Di organ tersebut, tubuh akan membasmi virus, bakteri, dan kuman biang penyakit lainnya. Nah, olahraga bisa meningkatkan daya tahan tubuh karena aktivitas kontraksi otot ini memacu aliran darah dan getah bening. Selain itu, sirkulasi sel-sel kekebalan juga meningkat, sehingga makin banyak sel kekebalan yang beredar ke seluruh bagian tubuh.

Tak mandek di situ, olahraga juga membantu merekrut sel kekebalan, seperti sel penyerang kuman dan sel T. Sel penting tersebut bisa dengan cepat menemukan patogen seperti virus, lalu jika sudah ketemu sel ini segera membasminya. Perlu diingat, respons kekebalan tubuh yang didapat dari manfaat olahraga di atas hanya bertahan saat kita rutin berolahraga. Semakin rutin, semakin baik. Manfaat olahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh lainnya yakni mengurangi peradangan.

Studi yang dimuat di Journal of American Geriatrics Society (2004) menyebut, orang yang rutin berolahraga tubuhnya cenderung lebih bugar dan lebih jarang mengalami peradangan. Ketika mengalami peradangan, tubuh seseorang cenderung lebih susah melawan infeksi.

Olahraga di rumah untuk meningkatkan daya tahan tubuh Selama pandemi Covid-19, ada kalanya mobilitas sehari-hari jadi terbatas, termasuk untuk olahraga. Agar misi menjaga kebugaran tubuh ini tidak terganggu, Anda disarankan untuk menjalankan olahraga di rumah saat pandemi Covid-19. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) menyebutkan jenis olahraga di rumah saat pandemi Covid-19 diutamakan tetap bisa jaga jarak aman dengan orang lain, serta tidak perlu menggunakan alat kebugaran bergantian (free touch activity).

Berikut rekomendasi olahraga di rumah untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama pandemi Covid-19 menurut PDSKO:

  1. Jalan cepat

Meskipun sekilas terlihat sederhana, jalan cepat termasuk olahraga aerobik yang efektif untuk menjaga kebugaran. Anda bisa jalan cepat mengelilingi bagian dalam atau luar rumah selama 10-15 menit, sebanyak dua sampai tiga kali per hari.

2. Naik turun tangga

Jika di rumah dilengkapi dengan tangga, gunakan tangga sebagai alat untuk olahraga sederhana. Caranya, cukup naik dan turun tangga selama 10-15 menit, sebanyak dua sampai tiga kali per hari. Seperti jalan cepat, naik turun tangga juga termasuk jenis olahraga aerobik.

3. Senam atau dance dengan panduan Youtube

Jika jalan cepat atau naik turun tangga terlalu membosankan, Anda juga bisa menjajal senam atau dance dengan panduan Youtube.

Terdapat beberapa instruktur zumba, yoga, pilates, atau modern dance yang membagikan panduan olahraga di rumah lewat Youtube. Cukup ketik kata kunci olahraga yang diinginkan, lalu ada beberapa opsi video yang bisa dipilih. Tinggal sesuaikan dengan selera Anda.

4. Latihan kekuatan otot

Sejumlah aplikasi di telepon pintar atau komputer menyediakan tutorial latihan kekuatan otot. Anda bisa memilih opsi yang paling pas sesuai kondisi tubuh. Misalkan untuk memandu squat, lunges, atau push-up.

Terlepas dari jenis olahraga di rumah untuk meningkatkan daya tahan tubuh di atas, perhatikan intensitasnya. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan latihan fisik dengan intensitas sedang. Hindari latihan fisik dengan intensitas berat karena justru bisa melemahkan daya tahan tubuh. Olahraga intensitas sedang adalah saat latihan fisik, seseorang masih bisa bicara walaupun terengah-engah. Sedangkan olahraga intensitas tinggi ditandai dengan susah bicara ketika sedang melakoni latihan fisik.

Bagaimana dengan olahraga untuk pengidap Covid-19?

Orang yang sedang menjalani karantina mandiri atau isolasi mandiri Covid-19 tanpa gejala atau masalah kesehatan tertentu bisa tetap olahraga dengan intensitas sedang sesuai petunjuk di atas. Tapi, selalu pastikan pengidap Covid-19 melihat kondisi tubuhnya. Jika didapati gejala demam, batuk, atau sesak napas, segera setop latihan dan konsultasi ke dokter yang menangani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.