Berbagi Informasi :

Vaksinasi COVID-19 massal yang digelar di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, menimbulkan kerumunan. Ini membuat Satgas COVID-19 bekerja ekstra keras membubarkan kerumunan di acara vaksinasi massal

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta warga yang ikut serta dalam vaksinasi massal dapat terus mentaati protokol kesehatan.

“Saya harapkan kepada masyarakat Lampung terutama yang ikut vaksinasi massal untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Arinal Djunaidi, dilansir dari ANTARA.

Dia mengatakan dalam situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu upaya untuk mencegah adanya penularan COVID-19.

“Kita harapkan warga mendapatkan vaksinasi agar menambah imunitas, namun jangan sampai melupakan protokol kesehatan salah satunya menghindari kerumunan,” katanya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana.

“Antusiasme warga memang cukup besar untuk ikut vaksinasi ini sehingga sempat kesulitan mengantisipasinya, bahkan ada warga yang telah tiba pada pukul 05.30 WIB,” ujar Reihana.

Menurutnya, dalam mengurai kerumunan yang terjadi akibat adanya antusias warga untuk ikut serta dalam vaksinasi pihaknya membagi antrean menjadi 500 orang.

“Kita bagi 500 orang yang masuk untuk divaksin sisanya harus menunggu. Dan untuk antrean di atas 1.000 orang diminta untuk pulang terlebih dahulu dan kembali pada siang ini,” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi massal yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung di aula Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tersebut sempat menimbulkan kerumunan atas adanya antusiasme tinggi masyarakat terutama yang berdomisili di luar Kota Bandar Lampung akan vaksinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.