Berbagi Informasi :

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meluruskan beredarnya video viral dari reportase Kompas TV tentang vaksin palsu di wilayah itu. Video tersebut ramai disebarkan di media sosial dan dikaitkan dengan vaksinasi Covid-19 saat ini. Padahal, video itu merupakan tayangan pada tahun 2016.

Saat itu terjadi penyebaran vaksin palsu untuk anak di beberapa rumah sakit hingga bidan di Bekasi. Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiyah menjelaskan video berdurasi 2.06 menit tersebut merupakan produksi media Kompas TV pada 2016 saat kasus tersebut menjadi perhatian publik.

Berita tersebut belakangan beredar di jejaring pesan singkat WhatsApp.

Masyarakat diminta jangan terpancing dan mengaitkan dengan situasi Pandemi Covid-19 saat ini, sebab, kasus vaksinasi palsu tahun 2016 merupakan vaksin anak dan sudah diproses hukum.

“Untuk itu, diharapkan warga tidak terlalu mempersoalkan beredarnya kembali video tersebut dan kasus tersebut telah diproses pihak berwajib,” jelasnya.

Sajekti menambahkan, adegan pada video berita Kompas TV memang terjadi di wilayah Bekasi. Bahkan, ada beberapa cuplikan terjadi di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi lama.

“Beberapa hal yang menunjukan kondisi pada video tersebut terjadi pada 2016 yakni kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi saat itu masih berada di Jalan Jenderal Sudirman seberang Grand Mall,” ucapnya.

“Kondisi terkini Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah menempati kantor barunya di jalan Pangeran Jayakarta Medan Satria sejak 19 Desember 2018 setelah diresmikan Wali Kota Bekasi Dr H Rahmat Effendi,” tambahnya.

Dalam cuplikan video juga memperlihatkan kondisi rumah sakit yang pada waktu itu masih beroperasi, padahal kondisi saat ini rumah sakitnya sudah tutup operasional.

“Ini menegaskan video tersebut diproduksi pada waktu kasus pertama kali terjadi di tahun 2016,” tegasnya.

Dalam video yang beredar juga masih menyebutkan keberadaan Rumah Sakit Almutazam terkait kasus vaksin palsu. Sekarang RS Almutazam sudah menutup operasional, namun di dalam video berita tersebut masih disebutkan.

“Ini menegaskan video tersebut diproduksi pada waktu kasus pertama kali terjadi di tahun 2016,” ujarnya. Seperti diketahui belakangan ini telah beredar sebuah video dengan logo kompas TV yang menarasikan soal “vaksin covid palsu”.

Potongan video Kompas TV dengan narasi Vaksin Covid palsu tersebut adalah Hoax dan telah disebarluaskan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Video yang beredar tersebut, merupakan potongan berita dari Kompas TV yang diunggah ke akun Youtube Kompas TV pada 15 Juli 2016.

Saat itu, negara tengah dihebohkan dengan peredaran vaksin palsu untuk balita di beberapa rumah sakit. Selain itu, video yang beredar di masyarakat tersebut juga masih menggunakan logo lama Kompas TV.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.