Berbagi Informasi :

Pemerintah telah mulai melakukan program vaksinasi pada anak-anak usia 12-17 tahun di Indonesia. Pemberian vaksin mulai serentak digelar pada awal Juli 2021 ini bertujuan untuk menekan penularan COVID-19 pada kelompok usia anak-anak dan meminimalisasi terjadinya gejala yang serius.

Terlebih lagi, kondisi pandemi di Indonesia masih belum membaik. Maka perlindungan ekstra melalui vaksinasi sangat diperlukan. Mengingat berdasarkan  data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada awal Juli lalu, kelompok anak usia 0-18 tahun termasuk sebagai penyumbang kasus COVID-19 terbanyak di Indonesia dengan presentase hingga 12,8%. 

Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah kasus kematian tertinggi di dunia, hingga 3-5% pada kategori yang sama.

Dalam rangka mempercepat vaksinasi pada anak, serta menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang jatuh pada 23 Juli 2021, Taman Impian Jaya Ancol dan Danone Indonesia bersama beberapa mitra bekerjasama menyelenggarakan Sentra Vaksinasi COVID-19 Anak usia 12-17 tahun di Kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari pada 23-25 Juli 2021 dan menargetkan 4.200 anak peserta vaksin.

Program sentra vaksinasi ini disambut baik oleh Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Menteri PPPA, menjelaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momen penting dalam pemenuhan hak anak  untuk mendapatkan vaksinasi. 

“Tentu pemenuhan ini menjadi tanggung jawab pemerintah, dan kami sangat berterimakasih atas kolaborasi dari pihak Ancol, Danone Indonesia, serta instansi lainnya untuk mendukung teralisasinya kegiatan ini,” kata Menteri PPA dalam keterangan persnya.

Gusti Ayu Bintang menambahkan, dalam kegiatan ini telah mengakomodasikan peserta vaksin anak yang tidak memiliki NIK. Nantinya orang tua atau wali bisa mendaftarkan anaknya dengan mengajukan surat keterangan yang didapat dari RT/RW, Panti Asuhan, dan wilayah setempat. 

“Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri akan terus berupaya agar pemenuhan vaksin anak Indonesia bisa didapatkan dengan mudah dan segera terpenuhi,” ujar Gusti Ayu.

Di sisi lain, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan Kemenkes telah menargetkan 208 juta anak Indonesia sebagai target dalam pemenuhan vaksinasi anak.

“Setelah adanya rekomendasi dari Kemenkes dan BPOM terkait vaksin covid terhadap anak, pemberian vaksin terhadap anak dan remaja usia 12 – 17 tahun sudah terlaksana sejakawal Juli 2021 lalu. Kemenkes sangat mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang saling bergotong-royong dalam menciptakan sentra vaksin khusus anak di wilayah Jakarta,” kata Maxi.

Sementara itu, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengungkapkan Hari Anak Nasional menjadi salah satu momentum bagi pihaknya untuk ikut berperan aktif dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi anak di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Kami percaya dengan adanya sentra vaksinasi yang khusus diperuntukan bagi anak-anak dapat segera melindungi mereka dari transmisi penularan di lingkungannya, terutama klaster keluarga,” ujar Vera Galuh. 

Di lain pihak, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jumeri mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi Ancol, Danone Indonesia, dan mitra lainnya atas pelaksanaan kegiatan sentra vaksinasi anak. Dengan adanya pemberian vaksin terhadap anak dan remaja menjadi bagian rangkaian Kemendikbud untuk mencegah learning loss terhadap pelajar Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.