Berbagi Informasi :

Sebuah firma biomedis asal Prancis, Carmat, telah berhasil menjual salah satu jantung buatannya, Senin (19/7/2021). Untuk pertama kalinya, jantung buatan itu, ditanamkan ke pasien Italia yang menunggu transplantadi.

Dikutip AFP, dalam keterangan pers-nya disebutkan bagaimana operasi dilakukan tim ahli bedah jantung Dr Ciro Maiello di rumah sakit Azienda Ospedaliera dei Colli di Naples. “Salah satu pusat dengan pengalaman terbesar di bidang jantung buatan di Italia,” kata Carmat.

Carmat sendiri berdiri sejak 2008. Namun perusahaan baru mendapat CE Eropa untuk penjualan jantung palsu Aeson pada Desember 2020.

Sertifikasi ini berdasarkan pada hasil studi yang dikenal dengan nama PIVOTAL. Studi itu diluncurkan 2016 namun masih berlangsung hingga sekarang.

Carmat menyebut bahwa penjualan komersial pertama jantung buatannya menandai babak baru dalam pengembangan perusahaan. Perusahaan berharap dapat menemukan lebih banyak pelanggan di Prancis dan Jerman pada akhir tahun.

“Ini adalah pertama kalinya salah satu jantung digunakan di luar uji klinis,” kata seorang juru bicara. Sementara itu, biaya memakan lebih dari 150.000 euro atau sekitar Rp 2,5 miliar, termasuk operasi.

Sebelumnya, pada 15 Juli lalu Carmat telah mengumumkan implantasi pertama jantung Aeson ke pasien di AS. Ini berlangsung di sebuah studi klinis di Duke University Hospital di Durham, North Carolina.

Saat ini, perusahaan masih mencari 10 pasien lagi yang cocok untuk mengambil bagian dalam penelitian itu. Penelitian ini sendiri telah disetujui BPOM AS, Food and Drug Administration AS (FDA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.