Berbagi Informasi :

Belum selesai hadapi pandemi COVID-19, Indonesia menjadi negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis (TBC atau TB) terbanyak kedua di dunia. Seiring kondisi tersebut, Indonesia menargetkan eliminasi jumlah kasus TBC pada 2030.

“Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan dunia dan negara Indonesia dilaporkan sebagai penyumbang kasus TBC terbesar kedua di dunia setelah India,” beber Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers virtual terkait Peluncuran Peraturan Presiden RI tentang Penanggulangan Tuberkulosis, Kamis (19/8/2021).

“Hal ini tentu bukan suatu prestasi yang membanggakan, tapi kenyataan yang harus kita selesaikan,” lanjutnya.

Ia memaparkan, pada 2020, sebagian besar kasus TBC diidap oleh usia produktif. Data menunjukkan, 67 persen pasien TBC berusia 15 hingga 54 tahun. Selain itu, 9 persen pasien lainnya adalah anak-anak berusia kurang dari 15 tahun.

“Sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan pada sidang umum PBB, Indonesia menandatangani kesepakatan bersama dengan para pemimpin dunia untuk berusaha mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030,” pungkas Menko PMK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.