Berbagi Informasi :

Pandemi Covid-19  membuat masyarakat semakin sadar pentingnya disiplin protokol kesehatan dan melakukan perubahan pada gaya hidup. Penggunaan masker saat ini menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan untuk menekan penyebaran dan penularan virus Covid-19. Kekhawatiran masyarakat pada kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari dilakukan masyarakat dengan menggunakan masker, termasuk berolahraga. 

Namun banyak pecinta olahraga yang khawatir jika memakai masker dapat menimbulkan bahaya saat berolahraga. Sementara ditengah pandemi Covid-19 penggunaan masker diluar rumah termasuk saat berolahraga sangat dianjurkan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus Covid-19.

Perlu dipahami, jika olahraga membutuhkan lebih banyak asupan oksigen, semakin banyak gerakan olahraga, maka semakin banyak asupan oksigen yang dibutuhkan. Seperti halnya senam kebugaran, senam kebugaran merupakan olahraga yang membutuhkan rangkaian gerakan tertentu dengan diiringi musik atau lagu.

“Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu didesa Karanggeneng Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali. Mereka melakukan senam kebugaran setiap hari Minggu dihalaman rumah Bu Atun, salah seorang warga desa Karanggeneng. Mereka berinisiatif memanggil seorang instruktur senam untuk melatih gerakan senam kebugaran dimasa pandemi Covid-19 untuk menjaga tubuh mereka tetap sehat dan bugar dalam upaya mencegah penularan virus Covid-19 dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker selama melakuakn senam kebugaran, menjaga jarak minal 1,5 meter dan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan senam kebugaran”. Ungkap Lis Nur Fatimah yang Merupakan Mahasiswa Semester 4 Prodi Rekam Medis Univet.

“Saya berharap dengan rajin olahraga minimal seminggu sekali dapat membuat badan saya sehat dan bugar, kalo bisa bonusnya langsing, jadi virus Covid-19 tidak  mau menempel ditubuh saya” ujar Ibu Atun.

Namun perlu diperhatikan gerakan senam kebugaran yang dilakukan, mengingat senam kebugaran merupakan kegiatan yang menggerakkan bagian tubuh. Sebaiknya senam kebugaran dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang, sehingga penggunaan masker ketika melakukan senam kebugaran tidak menyebabkan sesak dan tidak nyaman oleh pengguna masker.

“Iya ini mbak, saya dan ibu-ibu disini juga minta ke instrukturnya biar gerakannya nggak berat-berat biar nggak sesak napas, soalnya kan kita pake masker kan” kata Ibu Atun.

Untuk itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan masker ketika berolahraga dan lama penggunaannya sehingga manfaat masker menjadi lebih jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.