Berbagi Informasi :

Data di berbagai negara menunjukkan pemberian dua dosis vaksin mampu menurunkan kemungkinan gejala berat hingga kematian akibat COVID-19. Termasuk juga pada mereka yang terpapar virus Corona varian Delta.

Data dari Public Health England (PHE) Inggris menyatakan vaksinasi dua dosis efektif mencegah rawat inap dan kematian karena COVID-19 varian Delta. Kebanyakan pasien yang dirawat merupakan warga yang belum divaksin.

Hal senada ditunjukkan data dari Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat. Disebutkan tingkat rawat inap dan kematian menurun sejak vaksinasi dimulai pada awal 2021.

Sementara itu, di Italia data National Health Institute menunjukkan 99% kematian terjadi pada penderita COVID-19 yang belum divaksin.

Menyikapi hasil temuan di berbagai negara, Satgas COVID-19 mengimbau agar masyarakat segera vaksin. Semua jenis vaksin yang digunakan di Indonesia disebut sudah aman dan efektif cegah risiko COVID-19.

“Vaksin ampuh dan efektif bukan hoaks, karena sudah dibuktikan dengan banyak data. Jangan ragu, segera akses vaksin yang tersedia di sekitar kita serta tetap patuhi protokol kesehatan,” tulis Satgas COVID-19 dikutip dari situs satgascovid19.go.id, Minggu (22/8/2021).

Selain itu, masyarakat yang telah divaksin tetap diminta menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu potensi tertular dan menularkan dapat dihindari.

Sampai dengan Sabtu (21/8), sebanyak lebih dari 56 juta masyarakat Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama. Sementara itu, penerima dosis kedua baru sekitar 31 ribu orang.

Masyarakat dapat mengetahui informasi jumlah stok vaksin, salah satunya melalui dashboard Vaksinasi COVID-19 di laman https://vaksin.kemkes.go.id. Dari situ dapat dilihat stok vaksin per wilayah hingga estimasi sisa hari penggunaan dari stok yang tersedia. Data dihimpun dari sistem monitoring logistik elektronik Bio Tracking dan SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik secara Elektronik) dan diupdate secara berkala setiap hari setiap jam 17.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.