Berbagi Informasi :

Ada yang bilang kalau vaksin tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki penyakit komorbid tertentu. Nah lo. Trus gimana cara pasien gagal ginjal bisa memiliki kekebalan tubuh terhadap Covid-19?. Bingung kan.

Gimana tidak?. Pasien gagal ginjal dan pendampingnya harus bolak balik rumah sakit untuk cuci darah. Paling tidak 2x dalam seminggu. Belum lagi kalau pas jadwal kontrol atau cek laboratorium rutin. Bisa jadi 3x dalam seminggu, pasien harus wira wiri ke rumah sakit. Padahal rumah sakit adalah satu tempat yang rawan untuk penularan Covid-19.

Kalau Anda adalah pasien gagal ginjal, dan masih ragu mau vaksin atau tidak, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, yaitu :

  • Konsultasi ke Dokter

Langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah konsultasi ke dokter. Tanyakan apakah kondisimu stabil dan layak untuk divaksin. Dokter akan memeriksa keadaanmu dan akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk vaksinasi jika kondisimu baik. Surat ini bisa Anda tunjukkan ke petugas kesehatan di faskes yang melayani vaksinasi.

  • Pastikan tidak ada keluhan

Anda bisa melakukan cek tekanan darah dan gula darah. Apabila keduanya pada rentang normal, maka Anda aman untuk divaksin. Tapi kalau tidak, sebaiknya Anda menunda jadwal vaksin sampai kondisi Anda membaik. Oh ya, jangan lupa cek juga kondisi jantung Anda. Pastikan jantung dalam kondisi baik. Pokoknya selama Anda nyaman, tidak ada keluhan, silahkan daftar vaksin.

  • Pilih vaksin yang efeknya ringan

Anda bisa melakukan survei kecil ke beberapa tempat layanan vaksinasi. Tanyakan apa jenis vaksin yang digunakan. Karena ada jenis vaksin yang katanya “galak” efeknya dan ada yang tidak. Vaksin jenis baru itu katanya efektif tapi lebih “galak”  efek sampingnya. Nah, Anda bisa memilih vaksin yang aman dan bisa diterima untuk tubuhmu.

  • Siapkan paracetamol atau sejenisnya kalau ada keluhan pasca vaksin

Reaksi tubuh pasca vaksin berbeda-beda. Ada tubuh yang mengalami keluhan tertentu, ada juga yang tanpa keluhan. Jika ada demam, pusing, atau lemas, Anda bisa minum paracetamol atau sejenisnya. Bisa juga dengan mengonsumsi vitamin C dosis tinggi.

  • Istirahat yang cukup, makan yang bergizi

Jangan beraktivitas yang berat setelah divaksin. Istirahat dulu beberapa hari. Pilih makanan yang bergizi tinggi untuk memulihkan kondisimu.

Vaksinasi tidak hanya berfungsi sebagai upaya mendapatkan kekebalan terhadap Covid-19. Kartu bukti vaksinasi juga bermanfaat untuk Anda yang sering bolak-balik kontrol ke rumah sakit. Ada rumah sakit yang tidak mensyaratkan hasil rapid antigen negatif, bagi mereka yang sudah memiliki kartu vaksin. Kalau Anda suka traveling untuk bisnis atau sekedar rekreasi, beberapa moda transportasi juga mensyaratkan kepemilikan kartu vaksin. Jadi saat check in, Anda harus menunjukkan bahwa Anda sudah vaksin.

Nah, gimana sekarang?. Masih ragu mau vaksin atau tidak?. Semoga kelima hal tadi bisa meyakinkan Anda sebagai pasien gagal ginjal untuk mendapatkan layanan vaksinasi.


*Oleh : Ratna Juwita (Pendamping Pasien gagal Ginjal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.