Berbagi Informasi :

Jakarta – Fakultas kedokteran adalah salah satu yang tak pernah sepi peminat tatkala musim penerimaan mahasiswa baru tiba. Tidak melulu untuk menjadi dokter, memilih bidang kedokteran juga membawa menuju banyak prospek lain, seperti peneliti, perawat, maupun yang lainnya.

Sejumlah kampus di Indonesia memiliki reputasi jurusan Kedokteran yang bagus, sehingga dapat dipilih jika nantinya kalian ingin melanjutkan studi di disiplin ilmu tersebut. Hal ini dibuktikan dengan sederet universitas yang tercatat memiliki jurusan Clinical and Health terbaik di Indonesia, versi Times Higher Education World University Rankings.

Apa saja universitas dengan fakultas kedokteran terbaik? Simak daftarnya di bawah ya.


1. Universitas Indonesia (UI) – Ranking: 401-500

Skor keseluruhan 31,3-34,3

Sitasi/kutipan: 35,3

Pendapatan industri: 56,4

Tampilan internasional: 66,5

Penelitian: 20,4

Pengajaran: 30,2

2. Universitas Brawijaya (UB) – Ranking: 601+

Skor keseluruhan: 17,3-28,3

Sitasi/kutipan: 24,9

Pendapatan industri: 42,1

Tampilan internasional: 25,2

Penelitian: 7,8

Pengajaran: 13,8

3. Universitas Padjadjaran (Unpad) – Ranking: 601+

Skor keseluruhan: 17,3-28,3

Sitasi/kutipan: 33,7

Pendapatan industri: 42,3

Tampilan internasional: 32,8

Penelitian: 12,6

Pengajaran: 21,5

4. Universitas Gadjah Mada (UGM) – Ranking: 601+

Skor keseluruhan: 17,3-28,3

Sitasi/kutipan: 31,5

Pendapatan industri: 47,4

Tampilan internasional: 50,1

Penelitian: 14,3

Pengajaran: 24,1

5. Universitas Hasanuddin (Unhas) – Ranking: 601+

Skor keseluruhan: 17,3-28,3

Sitasi/kutipan: 31,7

Pendapatan industri: 47,1

Tampilan internasional: 39,9

Penelitian: 11,5

Pengajaran: 16,1

6. Universitas Airlangga – Ranking: 601+

Skor keseluruhan: 17,3-28,3

Sitasi/kutipan: 30,7

Pendapatan industri: 42,0

Tampilan internasional: 35,0

Penelitian: 12,3

Pengajaran: 19,1

Ranking jurusan Kedokteran terbaik ini juga mencakup dua keilmuan lain, yakni kedokteran dan kedokteran gigi serta jurusan kesehatan lainnya. Adapun pengukuran ranking untuk subjek tersebut didasarkan pada:

1. Pengajaran: lingkungan perkuliahan 27,5%

2. Penelitian: kuantitas, jumlah masuk, reputasi 27,5%

3. Sitasi/kutipan: dampak penelitian: 35%

4. Tampilan internasional: staf, mahasiswa, dan penelitian 7,5%

5. Pendapatan industri: inovasi 2,5%

Pada jurusan Kedokteran, THE WUR menurunkan ambang batas publikasi menjadi 500 makalah dalam lima tahun terakhir. Di samping itu, sejak pemeringkatan tahun 2019, mereka menyesuaikan agar institusi yang memiliki jurusan ini harus mempunyai setidaknya 5 persen staf atau minimal 50 staf akademik yang berasal dari bidang klinis dan kesehatan. Apa yang dimaksud dengan staf akademik adalah staf penuh waktu seperti dosen, pembaca, dan profesor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.