Berbagi Informasi :

Meski terdengar menakutkan, mandi air dingin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Durasi yang dibutuhkan juga tidak lama, yakni hanya butuh selama 30 detik.

Tapi yang perlu diingat, aktivitas ini disarankan dilakukan di akhir kegiatan mandi agar mendapat manfaat kesehatan yang diharapkan.

Hal ini terungkap melalui penelitian, yang membuktikan air dingin bisa merangsang aliran darah, meningkatkan mood, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

Sayangnya, penelitian ini tidak dilakukan dengan skala yang besar. Namun pada penelitian awal, hasilnya cukup menjanjikan.

Mengutip Insider, Sabtu (23/10/2021), disebutkan bahwa menyiram tubuh dengan air dingin saat dini hari akan membuat tubuh memproduksi sel darah putih lebih banyak. Sel darah putih sendiri sangat efektif untuk melawan infeksi kuman, bakteri, maupun virus.

Studi yang dilakukan pada 2016 di Belanda itu juga menemukan bahwa orang yang menambah air dingin dalam rutinitas mandinya, secara statistik sangat sedikit yang melaporkan terserang penyakit.

Adapun caranya, cukup dengan mengguyur badan selama 30 detik dengan air dingin, yang memiliki suhu sekitar 10 derajat Celcius.

Mandi air dingin ini dilakukan setelah mengguyur badan dengan air hangat sebelumnya, dan akan sangat memberikan efek kesehatan.

Selain itu, mandi air dingin juga ampuh merangsang reseptor di saraf kulit kepala, yang akhirnya akan merangsang aktivitas otak, sehingga efeknya terhindar dari depresi.

Hal ini sesuai dengan penelitian di 2008 yang menemukan bahwa peserta yang terkena air dingin mengalami kelegaan dari gejala depresi yang menghinggapinya. Bahkan terapi air dingin ini tidak ada efek samping yang merugikan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.