Berbagi Informasi :

Pandemi Covid-19 telah mengubah cara hidup masyarakat selama ini. Salah satunya adalah meningkatnya peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memperoleh layanan kesehatan .

Konsultasi medis secara daring ( telemedicine ) menjadi hal yang semakin diminati dan menjadi pilihan di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat.

“Meskipun tidak serta merta menggantikan konsultasi tatap muka dengan dokter, telemedicine menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap perawatan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau,” ucap Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Endokrin-Metabolik-Diabetes), dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES, dalam keterangan resminya, baru-baru ini.

Menurutnya, kehadiran telemedicine berguna bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas karena kondisi kesehatannya. Perjuangan pasien dan caregiver untuk ke klinik atau rumah sakit bisa diminimalkan.

Sebagai hal yang relatif baru, edukasi mengenai pemanfaatan telemedicine masih dibutuhkan. Untuk itu, dr. Roy membagikan 7 tips untuk memaksimalkan konsultasi dokter secara online melalui fitur video call diantaranya

1. Persiapkan pertanyaan-pertanyaan dan hasil pemeriksaan lab terbaru. Persiapan pertanyaan penting agar bisa mendapatkan data yang lengkap atas informasi yang dibutuhkan.

2. Ajukan maksud pertemuan dan keluhan yang ada dengan rinci.

Contoh: “Dok, ketika makan tadi pagi saya muntah”. Usahakan menjelaskan keluhan pada permasalahan utama dan tidak melebar ke mana-mana.

3. Bagi pasien yang berusia lanjut sebaiknya ditemani anggota keluarga yang lebih muda. Agar tetap efisien dan tidak menimbulkan distraksi, pasien cukup ditemani satu orang saja.

4. Sebaiknya pasien berada di ruang yang bisa bergerak bebas, misalnya bisa angkat tangan, kaki dan sebagainya. Kamera harus bisa memantau hal tersebut (kamera ponsel lebih disarankan karena bisa lebih mobile dibanding kamera laptop).

5. Siapkan juga obat-obatan yang sudah dan sedang dikonsumsi sehingga dokter akan melihat langsung obatnya. Ini agar dokter bisa menentukan obat apa saja yang akan dikonsumsi selanjutnya.

6. Sama seperti konsultasi tatap muka di rumah sakit pada umumnya, telekonsultasi melalui video call juga memiliki keterbatasan waktu. Untuk memaksimalkannya, pasien diharapkan fokus terhadap gejala dan keluhan yang di dirasakan pada saat melakukan telekonsultasi.

7. Mintalah dokter Anda untuk membuat rangkuman pemeriksaan saat telekonsultasi hari itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.