Berbagi Informasi :

An apple a day, keeps the doctor away’ mungkin kerap Anda dengar. Sebenarnya ini muncul pada 1860-an dengan kalimat sesungguhnya berbunyi ‘Eat an apple on going to bed, and you’ll keep the doctor from earning his bread’ (makan apel jelang tidur dan Anda mencegah dokter mendapatkan penghasilannya).

Cukup kasar memang, tetapi jika dilihat dari sisi positifnya, konsumsi sebutir apel dalam sehari mampu mendatangkan aneka manfaat sebagai berikut.

1. Baik untuk pencernaan

Sebagian orang kurang kecukupan serat sehingga konsumsi sebutir apel dalam sehari akan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan serat. Mengutip dari Eat This, Not That!, sebutir apel berukuran sedang mengandung serat hingga 5 gram atau setara dengan 20 persen kebutuhan serat harian.

Zat gizi satu ini bermanfaat untuk kesehatan pencernaan termasuk mencegah sembelit, meningkatkan kesehatan bakteri usus berkat beberapa serat apel yang terbuat dari pektin. Pektin akan menghasilkan butirat (butyrate) yang dikenal jadi makanan flora baik usus.

2. Menurunkan tekanan darah

Apel mengandung potassium yang berkontribusi pada pembuluh darah yang rileks, lentur dan jauh dari ketegangan. Tinjauan pada tiga studi di 2015 menemukan orang yang mengonsumsi empat porsi buah dan sayuran termasuk apel memiliki tekanan darah lebih rendah daripada orang yang makan buah dan sayur sebulan sekali.

Sebutir apel mengandung sekitar 107 mg potassium. Sedangkan kebutuhan potassium pada perempuan sebanyak 2.600 mg, sedangkan pada laki-laki 3.400 mg.

3. Meningkatkan sistem imun

Sebutir apel sehari memang menjauhkan Anda dari penyakit dan tentu saja dari dokter sebab sistem imun jadi lebih terjaga. Serat larut air termasuk pektin pada apel mampu menguatkan sistem imun.

“Serat larut air meningkatkan produksi protein interleukin-4 yang menstimulasi sel-T. Sel-T memainkan peranan penting dalam imunitas kita melawan patogen,” jelas Allison Childress, ahli diet dan asisten profesor di Department of Nutritional Science, Texas Tech University, mengutip dari Insider.

4. Mendukung kesehatan jantung

Studi menunjukkan konsumsi lebih banyak apel berhubungan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit kronis termasuk penyakit jantung.

Melansir dari Healthline, satu studi dengan lebih dari 20 ribu partisipan yang mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah termasuk apel berhubungan dengan risiko stroke lebih rendah. Ini karena kandungan flavonoid pada apel yang mengurangi inflamasi sehingga jantung terjaga kondisinya.

5. Menurunkan risiko kanker

Selain menjaga kesehatan jantung, flavonoid juga jenis antioksidan lain pada apel bisa mencegah kanker. Berdasar tinjauan pada 41 studi, konsumsi lebih banyak apel berhubungan dengan penurunan risiko kanker paru.

Studi lain melaporkan konsumsi apel bisa menurunkan risiko kanker usus besar (kolorektal).

6. Menurunkan risiko diabetes

Menjauhi gula juga makanan serba manis jadi salah satu cara terhindar dari diabetes. Sebenarnya lewat konsumsi apel, risiko diabetes pun bisa makin kecil.

Kandungan serat dan antioksidan membuat konsumsi sebutir apel sehari memberikan efek positif pada pengaturan kadar gula darah. Studi pada 2013 menemukan konsumsi apel lebih banyak berhubungan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

7. Menyehatkan tulang

Kesehatan tulang kerap dihubungkan dengan asupan kalsium dan magnesium. Apel jelas tidak masuk dalam ‘rumus’ menjaga kesehatan tulang sebagian orang.

Childress berkata justru konsumsi apel berkontribusi pada peningkatan kepadatan tulang. Apel mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin C dan potassium untuk mencegah kehilangan kalsium sehingga tulang tetap sehat dan jauh dari osteoporosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.