Berbagi Informasi :

Prancis telah menyediakan alat kontrasepsi gratis untuk semua wanita di bawah 25 tahun. Hal itu memperluas skema yang menargetkan anak di bawah 18 tahun untuk memastikan wanita muda tidak berhenti menggunakan kontrasepsi akibat tidak mampu membelinya.

Skema tersebut, yang disebut dapat menguntungkan tiga juta wanita, mencakup pil, IUD, patch kontrasepsi, dan metode lain yang terdiri dari hormon steroid. Sebelumnya, kontrasepsi sudah gratis di Prancis untuk anak di bawah umur.

Berdasarkan Medical Xpress, Prancis mengumumkan rencana ini sejak September lalu, setelah mendapat laporan bahwa ada penurunan penggunaan kontrasepsi, terutama karena alasan keuangan.

Langkah ini merupakan bagian dari serangakaian tindakan yang diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan hak-hak perempuan dan mengentaskan kemiskinan kaum muda.

“Antara usia 18 hingga 25 tahun, wanita sangat rentan karena mereka kehilangan banyak hak dibandingkan ketika mereka masih di bawah umur dan sangat genting secara ekonomi,” kata juru bicara Louise Delavier.

Menurut pakar isu gender sekaligus sosiolog Prancis, Leslie Fonquerne, mengatakan masih banyak yang harus dilakukan.

“Langkah ini sama sekali tidak menyelesaikan ketidakseimbangan beban kontrasepsi antara wanita dan pria,” ujar Fonquerne.

Selain Prancis, beberapa negara Eropa lain, termasuk Belgia, Jerman, Belanda dan Norwegia, telah membuat kontrasepsi gratis untuk remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.