Berbagi Informasi :

Jakarta – Pilu, wanita hamil di China keguguran ketika tenaga kesehatan setempat menolaknya masuk RS di tengah lockdown. Wanita ini tengah hamil delapan bulan dan ditolak RS Gaoxin pada 1 Januari, karena hasil tes COVID-19-nya sudah tak berlaku lagi.

Kejadian ini berakhir ramai diperbincangkan lantaran potret ibu hamil terekam di sebuah video yang diunggah di media sosial. Tampak seorang wanita berdarah di trotoar di luar RS berlokasi distrik Gaoxin Xi’an.

Dua kepala departemen rumah sakit dipecat dan seorang manajer umum diskors, pemerintah Xi’an mengumumkan hal ini dalam sebuah pernyataan Kamis (6/1/2022).

Dikutip dari Straits Times, investigasi sejauh ini menunjukkan insiden kasus tersebut terjadi akibat kelalaian. Mereka memerintahkan RS memberikan kompensasi dan meminta maaf kepada wanita tersebut.

Kepala komisi kesehatan kota Liu Shunzhi juga menerima peringatan dari Partai Komunis karena malpraktik dalam perawatan darurat. Kejadian ini terjadi di Xi’an, saat kota di China tersebut sedang berjuang melawan wabah COVID-19 terburuk sejak awal pandemi, setelah melaporkan lebih dari 1.700 kasus COVID-19 dalam sebulan.

Aturan lockdown telah melarang lebih dari 13 juta penduduknya meninggalkan rumah mereka tanpa alasan khusus, membuat beberapa orang ada yang kekurangan pasokan makanan hingga alat medis.

Hal ini menyebabkan postingan di media sosial ramai-ramai mengkritik pemerintah.

China adalah salah satu dari sedikit negara yang masih mempraktikkan strategi nol COVID-19 tanpa toleransi yang mengandalkan kontrol perbatasan yang ketat, pengujian ekstensif, dan l untuk membawa infeksi ke nol.

Sementara wabah Xi’an kini diketahui akibat COVID-19 varian Delta, daratan China belum melaporkan penyebaran komunitas Omicron.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.