Berbagi Informasi :

Belanda akan melonggarkan beberapa aturan terkait pembatasan aktivitas karena COVID-19. Toko-toko, salon hingga pusat kebugaran memungkinkan dibuka kembali.

“Namun bar, restoran, kafe, dan lokasi budaya akan tetap tutup hingga setidaknya 25 Januari,” kata Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, pada konferensi pers pertama sejak pemerintah baru dilantik awal pekan ini, seperti dilansir dari AFP, Sabtu (15/1/2022).

Rutte mengatakan relaksasi pembatasan adalah momen menyenangkan bagi Belanda. Sebab, sejak diperketat pada 19 Desember 2021 membuat Natal dan tahun baru dihabiskan di bawah aturan lockdown ketat.

Belanda Akan Kembali Buka Sekolah Meski Kasus Omicron Meningkat
Toko-toko non-esensial dan bisnis lainnya dapat buka setiap hari mulai Sabtu hingga pukul 17.00 waktu setempat. Pelonggaran aturan itu diberlakukan menyusul dibukanya kembali aktivitas pendidikan di sekolah-sekolah di Belanda pada 10 Januari, lalu.

Tetapi, Rutte menyebut bahwa terlalu dini untuk membuka bar dan perusahaan katering lainnya, memperingatkan bahwa kasus baru dapat segera mencapai 75.000 atau 80.000 sehari.

Menteri Kesehatan Belanda, Ernst Kuipers, mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk mulai membuka kembali aktivitas masyarakat. Menurutnya, penerimaan pasien COVID di rumah sakit menurun meskipun ada lonjakan infeksi dengan varian Omicron menjadi sekitar 200.000 dalam seminggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.