Berbagi Informasi :

Saat ini sedang terjadi kasus-kasus pneumonia berat atau virus corona yang bermula dari kasus di kota Wuhan, Tiongkok. Penyebabnya adalah coronavirus jenis baru yang dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-nCOV).

Ketua Purna atau Immediate Past President IDI Prof. Dr. I. Oetama Marsis, Sp.OG dalam siaran pers  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menuliskan gejala ini mirip dengan pneumonia pada umumnya, diantaranya demam, lemas, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas. Perlu diwaspadai pada orang dengan usia lanjut dan balita. Pada orang dengan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta lain, memiliki risiko lebih tinggi untuk memperberat kondisi.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M Faqih,SH,MH menyikapi hal ini, melalui siaran pers melampirkan statment IDI untuk mengimbau masyarakat 4 hal berikut:

1. Masyarakat jangan panik.

2. Masyarakat tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke RS atau fasilitas kesehatan terdekat

3. Melakukan dan meningkatkan gaya hidup sehat, seperti:

  • Menjaga kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang¬† mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik. Caranya dengan mencuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air mengalir setidaknya selama 20 detik. Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan sanitizer alkohol 70-80 persen.
  • Hindari mengusap mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan.
  • Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk.
  • Gunakan masker dan segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika meiliki gejala saluran napas.
  • Istirahat bila sedang sakit
  • Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan makanan bergizi.

4. Imbauan penting

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas.
  • Sering mencuci tangan, khususnya setelah kontak dengan pasien dan lingkungannya.
  • Hindari menyentuh hewan atau unggas atau hewan liar (wild animals).
  • Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
  • Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.
  • Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.