Berbagi Informasi :

Jika berniat untuk bepergian menggunakan pesawat, Anda perlu mengetahui bahwa risiko penularan tidak hanya terjadi saat berada di dalam pesawat. Anda juga harus mengantisipasi risiko penularan COVID-19 di bandara terutama saat check-in, saat boarding, dan saat berada di ruang tunggu bandara.

Risiko penularan COVID-19 melalui sentuhan dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 bisa dihindari dengan tetap menjaga kebersihan.

Selama berada di bandara, sering-seringlah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan menggunakan hand sanitizer. Tak lupa, hindari juga kebiasaan menyentuh wajah.

Hanya saja, toilet menjadi tempat yang berisiko karena banyak permukaan benda di dalamnya yang kerap disentuh seperti gagang pintu dan wastafel. Bersihkan tangan Anda sesudah menyentuh permukaan-permukaan benda tersebut.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan untuk mengosongkan dua baris kursi antar penumpang di pesawat. Kriteria ini disinyalir berhasil mengurangi risiko penularan sebanyak 45%.

Melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari COVID-19, pemerintah Indonesia membatasi kapasitas penumpang di pesawat maksimal 70%.

Surat edaran tersebut juga berisi beberapa protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan COVID-19 saat bepergian dengan pesawat. Berikut adalah protokol untuk mengurangi risiko penularan di bandara.

  1. Penumpang tiba tiga jam sebelum keberangkatan dan membawa dokumen kesehatan sesuai persyaratan yang berlaku.
  2. Penumpang melakukan pengukuran suhu tubuh. Penumpang dengan gejala demam (minimal bersuhu 38°C) dilarang memasuki area terminal.
  3. Sebisa mungkin penumpang melakukan check-in secara online.
  4. Penumpang wajib mengenakan masker dan menaati prosedur pemeriksaan kesehatan yang berlaku.
  5. Semua petugas bandara wajib mengenakan masker, sarung tangan, dan mencuci tangan secara berkala.
  6. Sirkulasi udara di bandara harus bekerja dengan baik.
  7. Memastikan area bandara higienis.
  8. Memasang tanda jaga jarak pada fasilitas pelayanan penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.