Berbagi Informasi :

Kementerian Kesehatan meluncurkan e-booklet atau buku panduan digital mengenai vaksin COVID-19 yang bisa diunduh secara gratis melalui tautan yang dikeluarkan oleh platform kesehatan digital Alodokter.

Inisiatif edukasi ini diharap dapat membantu percepatan program vaksinasi pemerintah dengan menghilangkan keraguan serta mengubah pikiran dan sikap masyarakat.

“Alodokter berharap dengan tersedianya buku panduan digital vaksin yang bebas unduh dapat membantu masyarakat yang masih ragu dan tidak memahami vaksin COVID-19,” kata CEO & Co-founder Alodokter Suci Arumsari dalam siaran resmi, ditulis Minggu (4/4).

Suci mengatakan, butuh proses yang cukup panjang untuk menyiapkan panduan vaksin ini dan pihaknya mendapatkan banyak arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

E-booklet ini juga didesain khusus agar mudah dipahami oleh berbagai golongan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat mengunduh dan menyebarkan sebanyak-banyaknya kepada keluarga dan orang-orang tercinta mereka agar tidak ada lagi masyarakat yang takut vaksin.”

Secara garis besar, panduan digital vaksin COVID 19 tersebut menjelas vaksin secara umum, bedanya dengan imunisasi, tahap pembuatan vaksin COVID 19, tahap pengujian vaksin, profil vaksin yang ada di Indonesia, rencana program vaksinasi pemerintah Indonesia (pola distribusi dan kriteria penerima), dan hal-hal lain yang berkaitan.

Panduan digital vaksin COVID-19 ini dapat diunduh melalui link ini.

Kasus positif virus corona bertambah 4.345 orang pada Sabtu (3/4). Secara total, ada 1.527.524 kasus positif Covid-19 di Indonesia sejauh ini.
“[Bertambah] 4.345, [total] 1.527.524,” demikian dikutip dari data Satgas Penanganan Covid-19, Sabtu (3/4).

Selain itu, 1.366.214 orang di antaranya dinyatakan sembuh, usai ada penambahan kasus sembuh harian sebanyak 5.197 orang.

Sementara, kasus meninggal mencapai 41.242 orang, dengan penambahan kasus harian sebanyak 91 orang.

Satgas juga mencatat kasus aktif mencapai 120.068 orang, atau turun 943 dari hari sebelumnya, dengan jumlah suspek 62.489. Di samping itu, pemeriksaan spesimen mencapai 44.066 sampel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.