Berbagi Informasi :

Para nakes di Brebes, Jawa Tengah, mengancam tidak akan melayani pasien COVID-19 bila insentif yang diterima tidak dibayar secara penuh. Untuk memperjuangkan haknya ini, mereka menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Brebes, Rabu (2/6/2021).

Demo nakes ini diikuti para nakes dari RSUD Bumiayu dan RSUD Brebes. Dengan menggelar aneka spanduk, mereka menolak pembayaran insentif yang hanya Rp 15 miliar dari total tagihan Rp 75 miliar. Nakes ini bersikeras menuntut agar haknya dibayar secara penuh, sesuai Permekes

Albert Prasetya, Ketua Tim Penanganan COVID-19 RSUD Bumiayu menegaskan, nakes yang mendatangi DPRD ini merupakan perwakilan dari semua nakes yang menangani COVID-19. Mereka sengaja datang untuk mendesak pihak berwenang agar membayar semua insentif secara penuh.

“Kami menuntut insentif secara penuh, tidak dibedakan dengan rumah sakit swasta,” tegas dr Albert Prasetya kepada wartawan.

Soal tambahan anggaran dari Pemkab Brebes sebesar Rp 10 miliar, menurut Albert masih jauh dari jumlah tagihan yang harus dibayar pemerintah. Mereka tetap menghendaki agar Pemkab membayar secara penuh insentif sebesar Rp 75 miliar.

“Kalau ada tambahan Rp 10 miliar, kami apresiasi. Tapi kami kembali pada tuntutan semula agar dibayar penuh hak kami. Jangan bedakan dengan rumah sakit swasta,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.