Berbagi Informasi :

Tiga bulan setelah peluncuran resminya, chanel YouTube dan Instagram resmi Daewoong Social Impactor telah ditonton lebih dari 230 ribu kali. Berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia dengan memproduksi konten kesehatan yang mudah dan informatif.

Video kampanye digital dari perusahaan perawatan kesehatan global Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia telah ditonton lebih dari 230.000 kali. Hal ini merupakan pencapaian dalam kurun waktu sekitar tiga bulan sejak peluncuran resminya pada April 2021.

Daewoong Social Impactor adalah program duta mahasiswa yang memproduksi dan mempromosikan konten digital kesehatan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup seluruh masyarakat Indonesia dengan tema ‘Pikiran Positif Awal Hidup Sehat’.

Daewoong Social Impactor mendapat tanggapan positif dari awal kegiatannya dengan konten yang memanfaatkan elemen visual seperti gambar dan video dengan komposisi cerita yang mudah dipahami. Konten menggunakan istilah sederhana yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mudah dipahami dan menyenangkan untuk ditonton oleh publik, meski tanpa pengetahuan tentang industri perawatan kesehatan sekali pun.

Kolaborasi dengan influencer ternama juga dilakukan untuk memperbaiki persepsi informasi kesehatan yang salah dan menginformasikan metode pencegahan yang tepat. Konten Daewoong Social Impactor diamplifikasi melalui akun Instagram ‘Debryna Dewi’ seorang influencer kesehatan, aktivis sosial dan Women Of The Year 2020, ‘Niko Latief’ dan ‘diadiawdia (Putu Ayuwida Ikaputri)’ yang merupakan pembicara health talk dan kuliah kesehatan dengan banyak penggemar, dan dokter residen yang juga pelatih taekwondo ‘doktermedok (Adrian Setiaji)’.

Netizen yang melihat konten video juga memberikan komentar positif, diantaranya “Saya berharap ada lebih banyak video inspiratif seperti ini.” dan “Setelah vaksinasi COVID-19, saya lalai dalam mengikuti protokol tetapi saya menjadi sadar kembali setelah menonton video ini.”

Tidak hanya berhasil menyampaikan informasi kesehatan yang tepat, beberapa peserta juga melakukan aksi menebar kebaikan. Salah satu peserta Maulana Hanif Ibrahim, menarik perhatian dengan menyumbangkan sebagian dari beasiswanya, yang diberikan kepada seluruh Daewoong Social Impactor, ke panti asuhan lokal ‘Yayasan Yatim Mandiri’ untuk masyarakat kurang mampu yang menderita COVID-19 pada bulan Juni.

Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical, mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi kegiatan Daewoong Social Impactor dalam memproduksi konten untuk hidup sehat seluruh rakyat Indonesia serta menyebarkan pengaruh baik.” “Kami berharap dapat memperoleh banyak perhatian untuk misi yang akan datang,” tambahnya.

Sementara itu, Daewoong Social Impactor telah berkontribusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas kesehatan dengan secara konsisten memproduksi konten yang menginformasikan penyakit baru yang muncul di tengah pandemi COVID-19, dimulai dengan konten yang menyampaikan pentingnya dan pencegahan COVID-19 pada bulan Mei. Baru-baru ini, Daewoong Social Impactor telah memproduksi konten yang memperkenalkan penyakit yang diderita oleh orang-orang berusia 20-an dan 30-an karena perubahan gaya hidup dan menginformasikan cara mengelola dan mencegahnya dalam kehidupan sehari-hari. Daewoong Social Impactor akan menyoroti “pahlawan tersembunyi” COVID-19 melalui misi keempat yang akan datang, dan video yang diproduksi akan tersedia di saluran YouTube resminya pada bulan Agustus.

Berdasarkan visinya sebagai “Perusahan kesehatan global yang mengutamakan kualitas kehidupan manusia,” Daewoong Pharmaceutical telah mengembangkan obat-obatan unggul dan memasoknya ke pasar di seluruh dunia. Daewoong Pharmaceutical telah mendirikan anak perusahaan lokal, lembaga penelitian, dan pabrik di delapan negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, dan Cina, beroperasi di Indonesia sebagai basis untuk penelitian, pengembangan, dan produksi biofarmasi.

Daewoong Pharmaceutical mendirikan perusahaan di Indonesia, PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia (DPCI) di Jakarta pada tahun 2005 dan mendirikan PT. Daewoong Infion (PTDI), usaha bersama antara PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia (DPCI) dan Infion, pada tahun 2012 mendirikan pabrik biofarmasi pertama di Indonesia. Daewoong Pharmaceutical memimpin pengembangan perawatan “pertama di kelasnya” dan “terbaik di kelasnya” untuk penyakit yang sulit disembuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.