Berbagi Informasi :

Selama pandemi, para pekerja harus melakukan pekerjaan mereka di rumah. Hal ini yang membuat kurang gerak dan duduk terlalu lama.

Telah diketahui bahwa kebanyakan duduk bisa menyebabkan berbagai penyakit. Namun sebuah studi menunjukkan bahwa sesekali bangun dari duduk Anda bisa membantu mengurangi risiko masalah kesehatan. 

Laporan penelitian tersebut telah dipublikasikan secara online di American Journal of Physiology—Endocrinology and Metabolism.

Melansir dari Medicinenet, setiap jam yang dihabiskan untuk duduk atau berbaring meningkatkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.

Tetapi bergerak sesekali selama jam-jam tidak aktif adalah cara mudah untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kemungkinan mengembangkan sindrom metabolik yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

“Menghentikan gaya hidup yang tidak banyak bergerak memiliki manfaat metabolisme positif pada manusia yang hidup bebas, sehingga bermanfaat untuk tidak duduk sepanjang hari, bangun dan bergerak,” kata penulis studi senior Dr. Erik Naslund, profesor di departemen ilmu klinis di Institut Karolinska di Stockholm.

Intervensi olahraga sederhana tiga menit setiap 30 menit menghasilkan sedikit peningkatan gula darah dan fluktuasi gula darah.

Namun, jika hanya bergerak sesekali tidak melihat dampak pada penanda jangka panjang kesehatan metabolisme, seperti toleransi glukosa.

“Untuk manfaat yang lebih besar, kemungkinan besar, diperlukan dosis olahragayang lebih besar dan rutin,” kata Nusland.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.