Berbagi Informasi :

Bagi yang belum vaksin Covid-19 karena memiliki komorbid (penyakit penyerta) atau memiliki penyakit autoimun, sebenarnya sudah bisa lho divaksin. Vaksin Covid-19 Moderna sudah dinyatakan aman oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk penderita autoimun dan komorbid.

Kemenkes merekomendasikan penderita penyakit autoimun untuk memilih vaksin Covid-19) dengan platform teknologi mRNA seperti Moderna dan Pfizer. Kedua vaksin itu sudah digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 nasional. Dikatakan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, sejatinya penderita autoimun dapat menerima vaksin jenis manapun dengan syarat kondisinya terkontrol dengan baik dibuktikan dengan surat rekomendasi dari dokter.

Sebelumnya, vaksin Moderna, yang merupakan vaksin yang terbuat dari mRNA virus, sudah mengantongi surat rekomendasi dari BPOM atau disebut Emergency Use Authorization (EUA) sejak awal Juli 2021. Vaksin ini digunakan dengan indikasi pencegahan COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Sebelum diijinkan oleh Kemenkes, orang dengan autoimun adalah salah satu kelompok yang berisiko jika mendapatkan vaksin. Padahal ada banyak orang dengan autoimun, dengan jenis autoimun yang berbeda. Setidaknya ada lebih dari 80 jenis autoimun, dan yang banyak dikenal misalnya Lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Sjogren, multiple sclerosis, colitis ulseratif, penyakit Crohn, penyakit celiac, anemia hemolitik, hingga hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun.

Menurut Siti Nadia Tarmizi, hanya vaksin mRNA yang diperblehohkan untuk penderita autoimun, yakni Pfizer dan Moderna. Indonesia sudah mendatangkan sebanyak 8.000.160 dosis vaksin Moderna, dan sebagian besar digunakan untuk booster atau suntikan dosis ketiga vaksin untuk tenaga kesehatan.

Namun, tidak perlu khawatir karena ada sebanyak 5.102.300 dosis vaksin Moderna telah dialokasikan untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk, Pfizer dijadwalkan datang tidak lama lagi sebanyak 1.560.780 dosis. Belum diketahui alokasi vaksin Pfizer ini untuk siapa saja. 

Di Mana Mendapatkan Vaksin Moderna?

Bagi Geng Sehat yang merupakan penderita autoimun dan komorbid dan ingin mendapatkan vaksin Covid-19, tetap disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Umumnya, jika penyakitnya terkontrol dengan baik, maka vaksin bisa dilakukan. Selain itu juga memantau ketersediaan vaksin Moderna dan lokasi vaksin karena jumlahnya terbatas. 

Bagi warga DKI Jakarta, ada kabar gembira. Melalui akun Instagram resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta (@dinkesdki), Kamis, 19 Agustus 2021, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk penderita autoimun dengan vaksin Moderna.


Vaksin Moderna untuk penderita autoimun bisa didapatkan di fasilitas kesehatan DKI Jakarta namun hanya untuk mereka yang membawa KTP asli DKI Jakarta, atau surat domisili resmi yang dikeluarkan RT setempat. 

Layanan sentra vaksin untuk penderita autoimun akan dimulai pada 20 Agustus 2021. Adapun lokasinya di Jakarta Pusat di mana detilnya akan diberitahukan melalui WA dan email setelah melakukan pendaftaran. Link pendaftaran untuk vaksin Moderna bagi penderita autoimun: bit.ly/daftarvaksinautoimun

Penderita autoimun yang ingin mengikuti program vaksin ini, bisa segera mendaftarkan diri secepatnya karena kuota terbatas. Adapun waktu pelaksanaan vaksinasi dilakukan mulai pukul 08.00 WIB pagi hingga 12.00 WIB siang. Tentunya bawa surat keterangan dari dokter ya, yang menyatakan Kamu atau keluarga Kamu yang memiliki autoimun layak divaksin. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.