Berbagi Informasi :

PPKM berlevel di Jawa Bali diperpanjang hingga 30 Agustus mendatang. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memastikan selama pandemi COVID-19, PPKM tidak akan dicabut, melainkan aturan diperlonggar sesuai dengan perkembangan tren kasus COVID-19, ditandai dengan turun level.

PPKM level 4 di Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya misalnya, kini turun ke level 3. Ada sejumlah tempat dan fasilitas umum yang boleh kembali dibuka, dengan syarat protokol kesehatan yang ketat hingga melakukan skrining melalui aplikasi PeduliLindungi.

Masuk mal sudah kembali diperbolehkan dengan maksimal kapasitas 50 persen. Adapun jam operasional mal atau pusat perbelanjaan dibatasi sampai pukul 20:00 malam.

Syarat masuk mal wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung nantinya diminta menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 mereka, minimal dosis pertama.

Fasilitas olahraga juga dibuka dengan syarat skrining ketat dan dilarang berkerumun. Baik sebelum dan sesudah melakukan aktivitas olahraga, pengunjung wajib tertib menjaga jarak.

Bagi mereka yang mengunjungi fasilitas olahraga, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Fasilitas olahraga yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan
akan dikenakan sanksi berupa penutupan sementara,” jelas aturan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 di wilayah Jawa Bali.

Bagaimana melihat sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi?

  • Unduh aplikasi PeduliLindungi di PlayStore/Appstore
  • Membuat akun terlebih dulu
  • Memasukkan nama lengkap, alamat email, nomor ponsel yang digunakan saat mendaftar vaksinasi COVID-19.
  • Kode OTP masuk ke nomor handphone via SMS
  • Verifikasi data dengan memasukkan kode OTP tersebut.
  • Masuk ke laman Beranda
  • Pilih menu ‘akun’ dan klik sertifikat vaksin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.