Berbagi Informasi :

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Dr Rochelle Walensky tidak bisa memprediksi kapan pandemi COVID-19 akan berakhir. Namun, menurutnya ini bisa bergantung pada perilaku manusia. Kok bisa?
“Kami memiliki banyak ilmu saat ini, kami memiliki vaksin,” kata Dr Walensky yang dikutip dari CNBC International, Sabtu (9/10/2021).

“Yang tidak bisa kami prediksi adalah perilaku manusia. Dan perilaku manusia dalam pandemi ini tidak membantu kita dengan baik,” lanjutnya.

Dr Walensky mengatakan untuk memerangi pandemi ini tidak cukup hanya dengan kekebalan saja, terutama terhadap varian Delta yang mendominasi dunia. Artinya, butuh lebih banyak perlindungan agar masyarakat tidak terinfeksi COVID-19 lagi.

Meski sudah banyak yang divaksinasi dan memiliki kekebalan, Dr Walensky mengatakan virus Corona itu sangat pintar. Virus bisa menyerang celah atau orang-orang yang belum memiliki perlindungan.

“Dan virusnya tidak bodoh, ia akan pergi ke sana (menyerang orang yang belum memiliki perlindungan),” kata Dr Walensky.

“Jadi, pertanyaan Anda bergantung pada seberapa baik kita bersatu sebagai umat manusia dan komunitas untuk melakukan hal-hal yang perlu kita lakukan untuk melindungi diri kita sendiri,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.