CGBIO Rilis Produk Implan Tulang NOVOSIS dan Excelos Inject di Indonesia

CGBIO Rilis Produk Implan Tulang NOVOSIS dan Excelos Inject di Indonesia

Berbagi Informasi :

CGBIO merupakan sebuah perusahaan yang secara khusus bergerak dalam pengobatan regeneratif, pada tanggal 6 Desember 2021 mengumumkan akan masuk ke pasar implan dan pengganti tulang Indonesia, dengan merilis ‘NOVOSIS’, pengganti tulang yang mengandung rhBMP-2, Rekombinan Human Bone Morphogenetic Protein-2, dan ‘Excelos Inject’, bahan pengganti tulang yang mengandung beta-tricalsium phosphate, ungkap Hyun Seung Yu (CEO CGBIO).

NOVOSIS adalah rhBMP-2, yang pertama di Korea Selatan dan kedua di dunia, berlaku untuk fusi tulang belakang dan fraktur ekstremitas atas dan bawah. Produk rhBMP-2, protein faktor pertumbuhan yang membantu sel induk dalam tubuh dengan cepat berdiferensiasi menjadi sel tulang, dimasukkan ke dalam bahan keramik untuk penggantian tulang.

Excelos Inject adalah pengganti tulang yang terbuat dari bahan spherical beta-tricalsium phosphate berukuran puluhan mikrometer. Dapat diisi dengan mencetak di area tulang yang rusak, meningkatkan kemudahan penggunaan, dan perlahan-lahan diserap dari waktu ke waktu dan sepenuhnya digantikan oleh tulang baru.

Selain itu, CGBIO mengadakan acara simposium makan siang online dan offline serta acara peluncuran produk melalui booth promosi di acara Persatuan Ortopedi Indonesia (PABOI) yang diadakan di Malang, Indonesia, pada 25-27 November.

Simposium makan siang dipandu oleh Profesor Achmad Fauzi Kamal dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Indonesia, dan Profesor Ismail Hadisubroto Dilogo dengan membawakan tema ‘Peran rhBMP2 dalam Cacat Tulang dan Nekrosis Avaskular pada Pinggul’

Selanjutnya Professor Jong-Gun Oh (Ortopedi di Rumah Sakit Guro Universitas Korea) yang diundang dari Korea untuk memberikan kuliah daring dengan tema ‘Penerapan rhBMP2 pada Trauma/Cedera Ortopedi’

CEO Hyun Seung Yu mengatakan, “Kami sangat senang bahwa NOVOSIS dan Excelos Injects dengan kinerja fusi tulang yang inovatif telah memasuki pasar implan dan pengganti tulang Indonesia dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.” “CGBio akan terus berupaya untuk memasok produk unggulan ke dunia sejalan dengan misinya untuk ‘berkontribusi memimpin orang untuk hidup muda dan sehat dengan teknologi medis regeneratif canggih’” tambahnya.

Sementara itu, menurut Institut Nasional Evaluasi Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan, compound annual growth rate (CAGR) pasar alat kesehatan Indonesia antara tahun 2019 dan 2024 diperkirakan akan tumbuh hingga 11,4%, mencapai $2 miliar pada 2024. Selain itu, dievaluasi sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi melalui perluasan sektor medis swasta dan sistem dukungan insentif pemerintah untuk industri alat kesehatan.

Dalam misi ‘Meningkatkan Kualitas Hidup’, CGBIO dimulai sebagai perusahaan yang memproduksi dan menjual perawatan yang diperlukan untuk rekonstruksi kerusakan jaringan muskuloskeletal yang disebabkan oleh penyakit dan baru-baru ini memperluas cakupannya ke bedah kosmetik dan plastik. Berdasarkan teknologi berbasis biomaterial, perusahaan berkomitmen untuk menyediakan produk yang penting dan nyaman untuk penggunaan klinis bagi dokter melalui berbagai kolaborasi dengan para ahli klinis. Informasi lebih lanjut http://www.cgbio.co.kr.

EDUKASI EVENT INTERNASIONAL NEWS