Berbagi Informasi :

Jakarta, Vaksinasi booster Covid-19 untuk kelompok masyarakat umum yang telah dimulai 12 Februari 2022 di Indonesia, telah mencapai 8.974.957 dosis suntikan hingga hari ini, Rabu (23/12/2022). Jumlah tersebut mencapai 4,31% dari total sasaran vaksinasi nasional 208.265.720.

Demikian laporan terbaru yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga pukul 12.00 WIB hari ini, Rabu (23/2/2022)

Sebagaimana diketahui vaksinasi booster Covid-19 bagi masyarakat umum sudah dimulai pemerintah pada 12 Januari 2022. Booster vaksin dibutuhkan untuk semakin meningkatkan kebebalan tubuh menghadapi Covid-19 yang terus bermutasi dengan berbagai variannya.

Sementara itu, Kemenkes juga melaporkan untuk pencapaian vaksinasi dosis lengkap atau dosis pertama dan kedua hari ini telah mencapai 141.806.330 dosis suntikan. Jumlah tersebut mencapai 68,11% dari total sasaran vaksinasi nasional.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis pertama dilaporkan telah mencapai 190.092.092 dosis suntikan atau 91,33% dari total sasaran vaksinasi nasional.

Adapun total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang secara detail terdiri dari tenaga kesehatan (1.468.764 orang), lanjut usia (21.553.118 orang), petugas publik (17.327.167 orang), masyarakat rentan (141.211.181 orang), kelompok usia 12-17 tahun (26.705.490 orang), dan kelompok anak usia 6-11 tahun (26,5 juta orang).

Sebelumnya Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengataka, Kemenkes menargetkan 70% atau sebanyak 208,2 juta dari 270 juta populasi penduduk Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap pada bulan Juni 2022 ini.

“Kita berharap akan melengkapi target vaksinasi kita sebanyak 70% pada bulan Juni 2022,” kata Nadia saat memberikan keterangan pers terkait “Update Perkembangan Covid-19 di Indonesia” secara virtual.

Sementara terkait pelaksanaan vaksinasi booster untuk kelompok masyarakat umum, Nadia mengatakan Kemenkes telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pelaksanaan vaksinasi booster bagi lansia. Dalam hal ini, vaksinasi untuk lansia usia lebih dari 59 tahun kini bisa diberikan dengan interval minimal 3 bulan setelah mendapatkan vaksinasi dosis primer lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.