Berbagi Informasi :

Kopi berkafein sering kali dianggap buruk bagi kesehatan, tetapi menurut sebuah penelitian justru dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Mengutip Heart, semakin banyak orang minum kopi berkafein, semakin rendah risiko gagal jantung yang dimiliki. Setidaknya minum satu atau lebih cangkir kopi berkafein dalam sehari.

Kopi di sini adalah kopi hitam tanpa gula tambahan. Itu adalah penemuan dari hasil analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung yang diterbitkan dalam jurnal American Heart Association “Circulation: Heart Failure” pada 2021. Kao dan timnya menganalisis informasi dari “Framingham Heart Study”, “Atherosclerosis Risk in Communities Study”, dan “Cardiovascular Health Study”.

Secara kolektif, penelitian mereka mencakup 10 tahun masa tindak lanjut terhadap lebih dari 21.000 orang dewasa yang minum hingga 3 cangkir kopi berkafein per hari. “Hubungan antara kafein dan pengurangan risiko gagal jantung sangat mengejutkan,” kata Dr David Kao.

Kao adalah asisten profesor kardiologi dan direktur medis di Colorado Center for Personalized Medicine di University of Colorado School of Medicine di Aurora. Di ketiga penelitian yang digunakan Kao dan tim, orang yang minum lebih banyak kopi berkafein memiliki risiko gagal jantung jangka panjang yang lebih rendah.

“Kopi dan kafein sering dianggap oleh masyarakat umum sebagai ‘buruk’ bagi jantung karena orang mengasosiasikannya dengan pemicu jantung berdebar, tekanan darah tinggi, dan lain-lain,” ucapnya. Namun, lanjutnya, “Hubungan yang konsisten antara peningkatan konsumsi kafein dan penurunan risiko gagal jantung mengubah asumsi itu.”

Sementara di luar dari hasil temuan tersebut, terdapat batasan yang harus diperhatikan untuk mendapatkan manfaat dari kopi berkafein, yaitu:

  • Kopi hitam yang dikonsumsi tanpa tambahan gula dan lemak
  • Tidak dikonsumsi melebihi batasan yang direkomendasikan: 3-5 cangkir 8 ons dalam sehari.
  • Tidak dikonsumsi oleh anak-anak.

Sementara itu, para peneliti di sini tidak membahas tentang apakah temuan manfaat kafein tersebut mungkin berlaku untuk minuman berkafein selain kopi, seperti: Minuman berenergi, Teh, Soda atau zat lain.

Mengutip Verywell Fit, Satjit Bhusri, ahli jantung dan pendiri Upper East Side Cardiology menduga bahwa manfaat kopi berkafein untuk kesehatan jantung itu ada hubungannya dengan efek diuretik. Diuretik kafein dalam kopi diterangkan Bhusri dapat menyebabkan kita kehilangan air melalui peningkatan buang air kecil, sehingga menurunkan tekanan jantung pusat dan ketegangan pada jantung.

Selain itu, ia juga menduga karena ada hubungannya dengan flavonoid dalam kopi. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang berpotensi melindungi jantung, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan.

Mengutip WebMD, penyakit jantung terdiri dari berbagai jenis dan yang umum terjadi yaitu: Penyakit arteri koroner (CAD), Aritmia jantung, Gagal jantung, Penyakit katup jantung, Penyakit perikardial, Kardiomiopati (penyakit otot jantung), dan Penyakit jantung bawaan.

Mengutip Verywell Fit, ada berbagai hal yang dapat kita lakukan untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Dr Pilar Stevens-Haynes, direktur ekokardiografi di Mount Sinai Heart mengatakan cara utama untuk menjaga kesehatan jantung adalah: Hindari merokok dan Hindari alkohol.

Nodar Janas, seorang dokter dan direktur medis di Margaret Tietz Nursing and Rehabilitation melanjutkan dengan menambahkan faktor lainnya, yaitu:

  • Bangun dan bergerak: bahkan olahraga dalam jumlah sedang dapat mengurangi risiko penyakit arteri koroner
  • Mengelola stres
  • Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah dalam kisaran normal
  • Menjaga berat badan yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.