Berbagi Informasi :

Perempuan yang sedang haid atau menstruasi kerap kali mengeluhkan sakit pinggang yang mengganggu. Dikatakan Dokter Zaidul Akbar bahwa fenomena ini disebabkan karena pola hidup tidak sehat.

Sehingga dr. Zaidul menyarankan solusi terbaik mengatasi masalah ini, dengan memperbaiki pola hidup.

“Disarankan untuk memperbaiki pola makan, minimal cobal m seminggu atau 10 hari sebelum hari haid, coba untuk dilakukan memperbaiki pola makan, memakan makanan bersih (clean eating) kurangi memakan tepung, gula, dan minyak,” ujarnya dalam kanal YouTuber dr. Zaidul Akbar Official.

Alih-alih mengonsumsi makanan olahan dan tinggi gluten atau tepung, sebaiknya ganti pola makan tinggi serat dan sayur atau makanan yang baru dibuat (fresh), yang akan menguntungkan tubuh, karena tubuh lebih mudah mengolahnya.

“Biasanya dengan membetulkan pola makan maka akan hilang keluhan keluhan yang seperti itu,” terangnya.

Namun apabila keluhan terus berlanjut, dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu merekomendasi untuk lakukan bekam. Bahkan, ia juga mengatakan tidak masalah dibekam saat sedang menstruasi.

“Sebenarnya tidak ada larangan untuk melakukan bekam dalam kondisi menstruasi, biarkan proses alami itu berjalan. Tetapi jika memang dibutuhkan di daerah sekitar pinggang atau panggul itu bisa saja dibekam,” tutup dia.

Sementara itu, mengutip Hello Sehat sakit pinggang adalah bagian dari gejala nyeri saat haid alias dismenore (dysmenorrhea) yang paling sering dilaporkan oleh wanita usia subur.

The American College of Obstetricians and Gynecologists menyebutkan, lebih dari setengah wanita yang menstruasi mengalami dismenore selama 1 hingga 2 hari setiap bulan.

Nyeri biasanya terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai, ketika kadar prostaglandin meningkat di lapisan rahim. Kadarnya akan tinggi paling tinggi pada hari pertama haid. Peningkatan prostaglandin ini bertujuan untuk memicu rahim berkontraksi agar meluruhkan dindingnya.

Semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, efek nyeri haid akan semakin kuat. Kontraksi rahim juga tidak hanya menimbulkan efek kram pada perut, tapi juga rasa sakit yang menyebar hingga ke pinggang dan sekujur kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.