Berbagi Informasi :

Selama menjalani kehamilan, perempuan mengalami perubahan. Banyak bagian tubuh yang cenderung lebih sensitif dibanding biasanya.

Oleh sebab itu banyak saran agar perempuan hati-hati terhadap kontaminasi berbagai kandungan bahan berbahaya. Termasuk yang ada di dalam skincare. Lantas, amankah menggunakan skincare saat hamil?

Sebenarnya pemakaian skincare selama kehamilan tentu sah-sah saja, tetapi ada hal yang harus diperhatikan sebelum memakainya. Salah satunya adalah memperhatikan kandungan bahan-bahannya.

Jika tidak diperhatikan, tentu tidak hanya berdampak bagi kulit wajah saja. Tetapi juga berbahaya bagi kandungan janin bila hanya memakai skincare secara asal-asalan.

Hal senada juga diungkap oleh Dokter Estetika dari Stella Clinic, dr. Risnaldo Jaya, MKK, dalam acara Roomansa: Skincare Aman Tanpa Worry Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui.

“Untuk ibu hamil tentu harus cari bahan-bahan skincare yang aman, dan tidak mengandung senyawa yang bisa mengganggu janin itu sendiri,” ungkap dr. Risnaldo.

Agar janin selamat, dr. Risnaldo menyarankan perlu memakai bahan skincare yang mengandung AHA dan Vitamin C.

“Bahan skincare yang mengandung vitamin C sangat bagus dan aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Seperti yang kita tahu, ini dapat mencerahkan kulit, menumbuhkan kolagen, seperti itu,” ungkap dr. Risnaldo lebih lanjut.

Bahan skincare yang perlu perempuan hamil ketahui adalah, jangan memakai skincare dengan bahan yang mengandung BHA.

“Kalau BHA itu tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Tapi untuk AHA itu boleh dan dianjurkan,” saran dr. Risnaldo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.