Berbagi Informasi :

Badan Regulasi Obat dan Kesehatan Inggris (MHRA) telah menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 baru yang diproduksi oleh Valneva.

Menurut laporan BBC, vaksin Covid-19 baru ini menggunakan teknologi yang lebih tradisional, mirip dengan pembuatan vaksin polio dan flu.

Jadi, vaksin ini berisi seluruh salinan virus corona yang sudah dinonaktifkan, sehingga virus tidak dapat menginfeksi tetapi tetap bisa memicu respons kekebalan.

“Persetujuan ini mengikuti tinjauan ketat terhadap keamanan, kualitas, dan efektivitas vaksin ini,” jelas kepala eksekutif MHRA June Raine.

Vaksin ini akan diberikan dalam dua dosis.

“Vaksin ini disetujui untuk digunakan pada orang berusia 18 hingga 50 tahun, dengan dosis pertama dan kedua diberikan dengan jarak 28 hari terpisah,” jelas pemimpin tinjauan vaksin, Sir Munir Pirmohamed.

Imunisasi yang dikembangkan oleh Valneva, dengan pabrik di Livingston dekat Edinburgh, merupakan vaksin Covid-19 keenam yang telah diberikan izin penggunaan oleh MHRA.

Dalam uji coba, hasil analisis dari sampel darah sukarelawan yang menerima vaksin terbukti mengandung antibodi tingkat tinggi yang dapat melawan SARS-CoV-2.

Peneliti mengatakan hasil tes head to head mengungguli vaksin AstraZeneca.

“Atas nama semua peserta dalam uji klinis yang mendukung perizinan ini, yang dilakukan di Inggris, dan semua tim klinis dan laboratorium yang terlibat, saya ingin menyampaikan kegembiraan kami bahwa vaksin ini sekarang telah disetujui,” tandas peneliti yang menjalankan uji coba Adam Finn.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Media Informasi Kesehatan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.